Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, 8 Pelajar Diperiksa
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Ketua KPU Kabupaten Banyumas Rofingatun Khasanah. ANTARA/Sumarwoto
Harianjogja.com, PURWOKERTO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas mencatat jumlah pemilih berdasarkan rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan triwulan III tahun 2025 sebanyak 1.425.953 orang, meningkat sekitar 2,5 persen dari daftar pemilih tetap Pilkada 2024 yang berjumlah 1.339.832 orang.
Ketua KPU Kabupaten Banyumas Rofingatun Khasanah di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin, mengatakan jumlah pemilih tersebut terdiri atas 712.970 laki-laki dan 712.983 perempuan yang tersebar di 27 kecamatan dan 331 desa/kelurahan di wilayah Banyumas.
"Data ini merupakan hasil pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan yang kami plenokan per triwulan. Tujuannya memastikan data pemilih di Banyumas benar-benar valid dan akuntabel,” katanya menegaskan.
Menurut dia, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) triwulan III dilakukan dengan membandingkan data kependudukan dari Kementerian Dalam Negeri dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang terakhir diperbarui pada Juni 2025.
Sementara data di KPU Kabupaten Banyumas, kata dia, diperbarui hingga 30 September 2025.
"Dari hasil pencocokan dan penelitian (coklit) terbatas, terdapat dinamika sekitar 15 ribu data yang berubah karena adanya penduduk baru, meninggal dunia, maupun pindah domisili," katanya menjelaskan.
Dalam kegiatan coklit terbatas tersebut, kata dia, KPU Banyumas melibatkan sumber daya manusia di enam kecamatan, yakni Pekuncen, Wangon, Jatilawang, Kemranjen, Cilongok, dan Rawalo.
Menurut dia, coklit terbatas dilakukan terhadap 380 sampel pemilih yang tersebar di sembilan desa per kecamatan.
"Kami ingin memastikan langsung ke lapangan bahwa data yang kami miliki sesuai dengan kondisi sebenarnya," katanya.
Ia mengatakan dari proses verifikasi di lapangan ditemukan sejumlah data unik, salah satunya seorang pemilih berusia 101 tahun.
Menurut dia, perempuan kelahiran 1924 tersebut bermukim di Desa Pekuncen, Kecamatan Pekuncen.
“Ini menunjukkan pentingnya verifikasi langsung. Ada juga temuan pemilih yang sebelumnya dinyatakan meninggal, ternyata masih hidup dan sehat," katanya.
Oleh karena itu, pihaknya tidak serta-merta mencoret nama dari daftar pemilih sebelum dipastikan kebenarannya.
Dia mengatakan kegiatan pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan akan terus dilakukan secara rutin setiap tiga bulan sekali hingga menjelang Pemilu 2029.
"Dengan pemutakhiran berkala, kami berharap tidak ada pemilih yang terlewat atau tercatat ganda. KPU Banyumas berkomitmen menjaga integritas data pemilih agar penyelenggaraan pemilu ke depan semakin kredibel," kata Rofingatun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Poktan Swa Katon Asri Wirobrajan menanam padi dalam ratusan galon bekas. DPRD Kota Jogja menilai inovasi ini layak direplikasi.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Instagram menghadirkan Pixel, fitur AI baru untuk menyamarkan wajah atau objek di Stories hanya dengan perintah teks.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Tim voli putra Indonesia mengalahkan Kirgiztan 3-0 di Asian Games 2026. Laga melawan Iran menjadi penentu peluang lolos ke fase berikutnya.