89 Calon Haji Nonprosedural Dicegah Berangkat di Bandara Soetta
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Foto ilustrasi bantuan sosial (bansos), dibuat menggunakan Artificial Intelligence/AI.
Harianjogja.com, Purwokerto - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp1 miliar kepada 535 mustahik pada peringatan Hari Santri Nasional X Tahun 2025.
“Bantuan ini merupakan wujud kolaborasi Baznas dan Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam menyukseskan program Trilas Bupati dan Wakil Bupati Banyumas," kata Pelaksana Harian (Plh) Ketua Baznas Banyumas Abdul Khodir saat Pentas harufan Bantuan di Pendopo Si Panji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu.
Dalam acara yang digelar usai Apel Peringatan Hari Santri Nasional X Tahun 2025 tersebut, dia mengatakan bantuan yang disalurkan meliputi biaya pendidikan dasar (madrasah ibtidaiyah) untuk 75 mustahik dan biaya pendidikan menengah (madrasah tsanawiyah) untuk 75 mustahik.
Selain itu, bantuan sarana prasarana usaha Z-Coffee untuk 5 mustahik, Z-Auto untuk 3 mustahik, pelatihan dan diklat satpam bagi 29 mustahik, serta bantuan hewan ternak untuk 348 mustahik.
Menurut dia, sumber dana bantuan tersebut berasal dari zakat yang dikumpulkan melalui Baznas Kabupaten Banyumas.
Lebih lanjut, dia mengatakan keberhasilan penyaluran zakat tersebut tidak lepas dari dukungan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono yang dinilai aktif sebagai penggerak zakat di daerah.
Atas kiprah tersebut, lanjut dia, Bupati Sadewo menerima penghargaan sebagai kepala daerah penggerak zakat.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami, dan insyaallah kami siap menyukseskan seluruh program demi kesejahteraan masyarakat Banyumas," kata Khodir.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengharapkan bantuan tersebut dapat digunakan oleh para mustahik atau penerima manfaat dengan sebaik-baiknya serta menjadikannya sebagai sarana untuk belajar dan berkembang.
Ia juga mengharapkan sinergi antara pemerintah, Baznas, dan masyarakat terus terjaga serta diperkuat melalui semangat kolaborasi.
“Keberlanjutan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah dan Baznas, tetapi juga pada kesungguhan para penerima manfaat dalam mengelola dan memanfaatkannya," katanya.
Ia mengharapkan melalui program Z-Coffee, Z-Auto, pelatihan satpam, serta bantuan ternak dan beasiswa, para penerima manfaat dapat meningkatkan keterampilan, memulai usaha, dan memperbaiki kesejahteraan keluarga.
“Mari kita terus jaga semangat kebersamaan, saling mendukung, dan memberi kebaikan dalam setiap langkah," kata Bupati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.