Saatnya Ubah Passion Jadi Misi Hidup Bermanfaat
DPAD DIY menggelar bedah buku bertajuk Passion to Mission di Joglo Taman Sari, Patehan Kulon, Kemantren Kraton, Kota Jogja, Jumat (26/6).
UNESCO dan Solopos Institute menggelar workshop Penguatan Literasi Media dan Informasi (LMI) di Sekolah Berbasis Agama pada 22–23 November 2025 di Solo. /Istimewa.
Harianjogja.com, SOLO—UNESCO dan Solopos Institute menggelar workshop Penguatan Literasi Media dan Informasi (LMI) di Sekolah Berbasis Agama pada 22–23 November 2025 di Solo. Kegiatan ini diikuti 35 peserta ini sekaligus menyambut Hari Guru Nasional dan memperingati Global Media and Information Literacy Week 2025, untuk memperkuat literasi media dan informasi di sekolah berbasis agama di Indonesia.
Peserta merupakan guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah berasal dari sekolah setingkat madrasah tsanawiyah/ SMP dan madrasah aliyah/ SMA. Mereka berasal dari NTT, Sulawesi Utara, Bali, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Jawa dengan latar belakang sekolah agama yang beragam.
COO Solopos Media Group, Rini Yustiningsih, membuka kegiatan dengan menekankan urgensi literasi media di tengah ledakan pengguna media sosial yang diperkirakan mencapai 180 juta pada 2026. “Ruang digital bisa membawa kebaikan atau ketidakbermanfaatan, kuncinya adalah literasi,” ujarnya.
Kepala Tim Kurikulum dan Evaluasi, Kementerian Agama Wilayah Jawa Tengah Juwair, menyebut LMI relevan diterapkan dalam pembelajaran. “Guru harus memberi bekal literasi pada siswa, dan kami sangat terbuka terhadap inisiatif UNESCO,” ujarnya.
Associate Project Officer, Unit Komunikasi dan Informasi UNESCO Jakarta, Yekthi Hesthi Murthi, menegaskan guru menjadi garda depan dalam mendampingi siswa dalam menyikapi perkembangan digital. “Literasi media dan informasi merupakan alat untuk membantu guru agar mampu membangun daya kritis murid di ruang digital,” ujarnya.
Sebelum mengikuti workshop, peserta terlibat terlibat asesment dan diskusi terpunpun yang diselenggarakan di Jakarta (7 Oktober 2025) dan Solo (9 November 2025) terkait integrasi literasi media dan informasi di sekolah berbasis agama.
Workshop dua hari ini merupakan tindak lanjut untuk membekali peserta tentang identifikasi mis/disinformasi, memahami kebebasan berekspresi dan ujaran kebencian online, perlindungan data pribadi dan privasi, etika pemanfaatan kecerdasan artifisial dan membangun keberagaman di ruang digital. Peserta juga mensimulasikan integrasi di sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPAD DIY menggelar bedah buku bertajuk Passion to Mission di Joglo Taman Sari, Patehan Kulon, Kemantren Kraton, Kota Jogja, Jumat (26/6).
Dishub Solo memberi sanksi kepada jukir yang menarik tarif parkir Rp5.000 di atas ketentuan dan mencatut nama RT di Jalan Gajahmada.
GSI SMP Sleman 2026 menjadi ajang pencarian bibit pesepak bola muda untuk memperkuat kontingen Sleman pada GSI tingkat DIY.
FWA 5G diprediksi menjadi mesin pertumbuhan baru internet rumah di Indonesia dengan kualitas mendekati FTTH dan menjangkau wilayah minim fiber.
Brajamusti siap mengawal kajian renovasi Stadion Mandala Krida jika anggaran uji tanah disetujui. DPRD DIY mengupayakan pergeseran anggaran MC-0.
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan memperjelas arah pembangunan, ideologi, dan kemandirian ekonomi.