OJK Catat Pembiayaan Investasi Multifinance Rp167,89 Triliun
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Penampakan mobil yang tertimpa batu akibat longsor di jalan tembus baru Tawangmangu-Magetan, Gondosuli, Karanganyar, Jumat (26/12/2025). (Istimewa/Camat Gondosuli)
Harianjogja.com, KARANGANYAR—Jalur lalu lintas di jalan tembus Tawangmangu–Magetan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, terganggu akibat tanah longsor yang terjadi pada Jumat (26/12/2025) malam. Material longsoran berupa batu menghantam sebuah mobil yang melintas di kawasan Bukit Mitis, Tawangmangu.
Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar Hendro Prayitno menjelaskan, longsor terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan menimpa mobil Daihatsu Xenia yang melaju dari arah Ponorogo menuju Solo. Di dalam kendaraan tersebut terdapat tiga penumpang.
“Satu penumpang mengalami luka memar di bahu belakang kiri dan sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Tawangmangu. Dua penumpang lainnya selamat,” ujar Hendro saat dihubungi, Jumat malam.
Sistem Buka Tutup Diberlakukan
Pasca-kejadian, BPBD Karanganyar bersama aparat terkait menerapkan sistem buka tutup lalu lintas di jalan tembus Tawangmangu–Magetan. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mengantisipasi potensi longsor susulan.
Menurut Hendro, penutupan total jalur tidak memungkinkan karena jalur lama memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi.
“Jalur baru tetap dibuka dengan sistem buka tutup. Kalau dialihkan semua ke jalur lama, kondisinya terlalu curam dan berisiko membahayakan pengguna jalan. Selain itu, arus lalu lintas bisa menjadi sangat padat,” katanya.
Dua Titik Longsor
Hendro mengungkapkan, longsor terjadi di dua titik berbeda. Titik pertama menimpa mobil Daihatsu Xenia, sedangkan titik kedua mengenai sepeda motor yang ditumpangi dua orang.
“Untuk kejadian kedua, pengendara sepeda motor selamat dan dapat melanjutkan perjalanan setelah situasi dinyatakan aman,” ujarnya.
Saat ini, kendaraan hanya diperbolehkan melintas di separuh badan jalan pada titik longsor dengan pengaturan ketat dari petugas di lapangan. BPBD bersama tim gabungan masih melakukan evakuasi kendaraan terdampak serta pengamanan di sekitar lokasi.
Petugas juga memasang rambu peringatan dan melakukan pemantauan intensif di area tebing yang dinilai rawan runtuh, terutama saat hujan.
BPBD Karanganyar mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk mematuhi pengaturan buka tutup serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
“Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Kami berharap masyarakat bersabar dan tetap berhati-hati saat melintas di jalur Tawangmangu–Magetan,” pungkas Hendro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Operasi SAR pascagempa Mbay Nagekeo memasuki hari kedua. Pencarian difokuskan di Manggarai dan Manggarai Timur dengan 112 orang terdampak.
Pasar Ngasem semarak HUT ke-81 RI dengan ikat kepala Merah Putih, permainan kemerdekaan, serta jenang dan wingko gratis.
Merti Keistimewaan DIY digelar sebulan dengan 298 kegiatan untuk memperingati 14 tahun UUK DIY dan memperkuat partisipasi masyarakat.
Bendera Merah Putih utuh sepanjang 481 meter dikirab dari Tugu Pal Putih menuju Titik Nol Kilometer Jogja dalam HUT ke-81 RI.
Iran dan Oman menyepakati peta rute pelayaran Selat Hormuz setelah perundingan teknis selama tiga bulan, tetapi jalur belum sepenuhnya normal.