Jelang DCF XVI, Harga Homestay Dieng Diminta Wajar
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Foto ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis, dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI).
Harianjogja.com, PATI—Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadan di Kabupaten Pati mendapat pengawasan ketat dari Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diminta memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada siswa tetap terjaga selama bulan puasa.
Pengawasan difokuskan pada distribusi paket makanan kering yang diberikan kepada para penerima manfaat selama Ramadan. Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan bahwa ketelitian terhadap masa kedaluwarsa dan sistem penyimpanan menjadi aspek krusial agar tidak memicu gangguan kesehatan.
"Karena selama puasa yang diberikan berupa makanan kering, sehingga seluruh pengelola dan mitra agar lebih teliti dalam memastikan masa kedaluwarsa produk makanan kering serta menjaga kualitas penyimpanan sebelum didistribusikan," kata Chandra saat menghadiri pertemuan pembinaan bagi ahli gizi dan mitra SPPG di Pati, Kamis.
Ia menjelaskan, selama Ramadhan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadhan di Kabupaten Pati memang disesuaikan dengan kondisi puasa, yakni melalui pembagian paket makanan kering kepada siswa. Oleh karena itu, sistem pengawasan harus berjalan lebih disiplin, mulai dari proses pengemasan hingga distribusi.
Menurutnya, kegiatan pembinaan tersebut digelar sebagai langkah memperkuat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan program. Selain itu, forum tersebut juga bertujuan meningkatkan kualitas layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Chandra menegaskan pembinaan penting untuk memastikan seluruh tahapan program berjalan sesuai prosedur, baik dari sisi keamanan pangan, kualitas menu, maupun proses penyajian serta distribusi.
Ia juga menyinggung peristiwa keracunan yang sempat terjadi pada Kamis (12/2/2026) di salah satu SMK negeri dengan jumlah terdampak sekitar 26 orang. Kejadian tersebut, kata dia, harus menjadi perhatian serius sekaligus bahan evaluasi bersama agar kasus serupa tidak terulang.
Chandra menekankan pentingnya menjaga reputasi pelaksanaan MBG di lapangan. Setiap tahapan harus diperhatikan secara saksama demi menjamin keamanan dan kualitas makanan yang dikonsumsi siswa.
"SPPG harus benar-benar dijaga pelaksanaannya. Jangan sampai program ini tercoreng oleh hal-hal yang tidak baik. Selain itu, proses penyajian juga harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh agar kualitas dan keamanan makanan tetap terjamin," ujarnya.
Pertemuan pembinaan itu juga menjadi sarana penguatan kapasitas bagi para ahli gizi dan mitra SPPG. Materi yang dibahas mencakup perencanaan menu, proses pengolahan, teknik pengemasan, distribusi, hingga monitoring konsumsi secara berkala untuk memastikan manfaat program terserap optimal.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan evaluasi bersama seluruh peserta. Melalui forum tersebut, pemerintah daerah mendorong komitmen kolektif untuk meningkatkan mutu layanan pemenuhan gizi yang aman, sehat, dan tepat sasaran dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadhan di Kabupaten Pati, seiring upaya menjaga standar keamanan pangan di lingkungan sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.