Gibran Tinjau Pabrik Motor Listrik, TKDN Tembus 60 Persen
Wapres Gibran tinjau pabrik kendaraan listrik di Tangerang, apresiasi TKDN di atas 60 persen untuk dorong industri nasional.
Foto ilustrasi ASN bersepeda, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, BATANG—Aparatur sipil negara di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mulai didorong mengubah kebiasaan berangkat kerja dengan bersepeda atau berjalan kaki. Menariknya, pegawai yang konsisten menjalankan kebiasaan ini bahkan mendapat hadiah dari pemerintah daerah.
Kebijakan berbasis ajakan ini mulai dijalankan Rabu (1/4/2026) di Kabupaten Batang sebagai bagian dari upaya mendorong mobilitas ramah lingkungan sekaligus penghematan energi. Program ini menyasar ASN yang tinggal tidak jauh dari kantor.
Bupati Batang Faiz Kurniawan menjelaskan pendekatan yang digunakan tidak bersifat memaksa, melainkan mengedepankan kesadaran pribadi melalui insentif dan contoh langsung.
"Sejak awal kami tidak hanya mengimbau tetapi juga mengajak. Bahkan kami memberikan hadiah kepada guru dan ASN yang konsisten berjalan kaki ke tempat kerja," katanya.
Selain efisiensi energi, kebiasaan berjalan kaki dan bersepeda dinilai memberi dampak positif terhadap kesehatan pegawai. Aktivitas fisik tersebut diharapkan mampu menjaga kebugaran ASN dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Pemerintah daerah sengaja menggunakan pendekatan bertahap agar perubahan perilaku dapat tumbuh secara alami sebelum nantinya diperkuat dengan aturan resmi.
"Meski saat ini masih bersifat imbauan, kami membuka peluang untuk merumuskan kebijakan lebih lanjut dalam bentuk surat edaran. Ke depan, jika memang diperlukan, akan kami tuangkan dalam bentuk kebijakan formal," ujarnya.
Di sisi lain, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi efisiensi yang tengah disusun pemerintah daerah, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat terkait penghematan energi dan anggaran.
Meski demikian, Pemkab Batang memastikan efisiensi tersebut tidak akan berdampak pada kualitas layanan kepada masyarakat.
"Namun demikian, kami memastikan bahwa langkah efisiensi tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Prinsip kami jelas, layanan publik tidak boleh berkurang dan harus tetap dilakukan secara efisien," katanya.
Upaya ini diharapkan tidak hanya mengurangi konsumsi energi, tetapi juga membangun budaya kerja yang lebih sehat dan berkelanjutan di kalangan ASN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Wapres Gibran tinjau pabrik kendaraan listrik di Tangerang, apresiasi TKDN di atas 60 persen untuk dorong industri nasional.
Kasus Ebola di Kongo meningkat. Dosen UMY mengingatkan Indonesia memperkuat kewaspadaan, deteksi dini, dan sistem kesehatan menghadapi ancaman penyakit menular.
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.
Bareskrim menyelidiki 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor 321 WNA dalam kasus sindikat judi online Hayam Wuruk.
Xpeng G6 AWD resmi meluncur di Indonesia dengan motor ganda, tenaga 358 kW, akselerasi 4,13 detik, dan identitas baru Black Edition.
Prof Sarwidi menilai mitigasi gempa menjadi penentu dampak bencana. Perbedaan kerusakan di Venezuela dan Jepang menjadi pelajaran bagi Indonesia.