Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Duka untuk Lionel Messi
Cristiano Ronaldo menyampaikan dukungan kepada Lionel Messi setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun.
Foto ilustrasi layanan BPJS Kesehatan. - Antara
Harianjogja.com, KUDUS—Sebanyak 202 warga penderita penyakit katastropik di Kabupaten Kudus kini kembali mendapatkan jaminan kesehatan setelah kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mereka diaktifkan ulang. Kebijakan ini memastikan pasien dengan kondisi serius tetap bisa mengakses pengobatan tanpa terhambat biaya.
Data tersebut merupakan hasil pendataan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang menemukan 202 orang dari total sekitar 11.000 peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang sebelumnya nonaktif sejak 1 Februari 2026.
Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kudus, Putut Winarno, mengatakan sesuai ketentuan, peserta dengan penyakit katastropik otomatis diaktifkan kembali sebagai peserta JKN.
Ia menjelaskan seluruh data telah melalui proses verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi dan status penerima benar-benar sesuai.
Verifikasi Ketat dan Dukungan APBD
Dalam proses pendataan, BPS bekerja sama dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.
Selain 202 kasus tersebut, pemerintah juga tengah memverifikasi sekitar 8.000 peserta JKN PBI lain yang sebelumnya nonaktif untuk kemungkinan diaktifkan kembali jika memenuhi syarat.
Putut menegaskan, jika pembiayaan dari pemerintah pusat belum mencukupi, pemerintah daerah siap menutup kekurangan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Hal terpenting semua mekanisme dilalui dan harus bersabar," katanya.
Pemkab Kudus juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena status Universal Health Coverage (UHC) menjamin warga kurang mampu tetap mendapatkan layanan kesehatan.
Jika diperlukan, pembiayaan pengobatan akan ditanggung melalui APBD Kudus agar tidak ada warga miskin yang kesulitan berobat.
Namun, masyarakat tetap diminta melengkapi persyaratan administrasi, seperti data diri dan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari pemerintah desa setempat.
Dengan langkah ini, akses layanan kesehatan di Kudus diharapkan tetap terjaga, terutama bagi warga dengan kondisi penyakit berat yang membutuhkan penanganan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Cristiano Ronaldo menyampaikan dukungan kepada Lionel Messi setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.