JPU Sebut Pengaturan Kuota Haji Tambahan Lewat Satu Pintu
Jaksa KPK mengungkap pengisian kuota haji tambahan 2023-2024 dilakukan melalui satu pintu lewat Fuad Hasan Masyhur. Fakta itu terungkap dalam sidang dakwaan man
Sejumlah pelajar melakukan transaksi pada pameran UMKM di halaman SMP 1 Kudus sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kewirausahaan di kalangan pelajar, Sabtu (4/4/2026). - ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Harianjogja.com, KUDUS— Program pertukaran pelajar di Kabupaten Kudus kembali dilanjutkan dan kini berkembang tidak hanya untuk siswa, tetapi juga mulai merambah ke pertukaran guru. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyetarakan kualitas pendidikan antara sekolah negeri dan swasta di wilayah tersebut.
Program tersebut membuka kesempatan bagi siswa SD dan SMP untuk merasakan suasana belajar di sekolah lain. Selain memperluas pengalaman, siswa juga mendapat peluang bertukar pengetahuan serta memahami kebiasaan belajar yang berbeda.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menyampaikan program ini tidak hanya berfokus pada akademik. Siswa yang terlibat juga mengikuti berbagai kegiatan nonakademik, mulai dari aktivitas keagamaan hingga olahraga, guna membentuk karakter dan memperkaya pengalaman belajar.
Ia menilai, pertukaran siswa maupun guru dapat mendorong masing-masing sekolah saling meniru keunggulan dan budaya positif. Harapannya, kesenjangan kualitas pendidikan antara sekolah negeri dan swasta di Kudus dapat semakin diperkecil.
Selain itu, program ini juga dimanfaatkan untuk mendorong kebiasaan ramah lingkungan. Siswa yang tinggal di sekitar sekolah diajak berangkat menggunakan sepeda ontel sebagai bagian dari kampanye penghematan energi.
Menurut Sam’ani, kebiasaan bersepeda tidak hanya berdampak pada pengurangan penggunaan bahan bakar, tetapi juga dapat menggerakkan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha sepeda tradisional.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kudus, Anggun Nugroho, mengungkapkan program ini mendapat respons positif dari siswa dan pihak sekolah. Bahkan, sejumlah pihak mengusulkan agar durasi program diperpanjang.
Sebagai gambaran, pelaksanaan sebelumnya berlangsung selama satu pekan dengan melibatkan 272 siswa dari 32 SMP negeri dan swasta serta 20 SD negeri dan swasta di Kabupaten Kudus.
Program ini diharapkan terus berkembang, seiring meningkatnya kebutuhan akan pendidikan yang merata dan adaptif di tengah perubahan zaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jaksa KPK mengungkap pengisian kuota haji tambahan 2023-2024 dilakukan melalui satu pintu lewat Fuad Hasan Masyhur. Fakta itu terungkap dalam sidang dakwaan man
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.
OJK mengkaji dampak penutupan 833 dapur SPPG terhadap kredit perbankan, termasuk jumlah SPPG yang mendapat pembiayaan bank.