Britney Spears Rilis Lagu yang Ditulis Bareng Justin Timberlake pada 2001
Britney Spears merilis lagu arsip She’ll Never Be Me yang ditulis bersama Justin Timberlake. Lagu ini masuk edisi 25 tahun album Britney.
Ilustrasi pembuatan video kreatif di tempat wisata - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, BANYUMAS—Promosi wisata Banyumas kini mulai beralih ke media sosial dengan melibatkan generasi muda sebagai kreator konten. Langkah ini dinilai lebih efektif menjangkau wisatawan luas dibanding cara konvensional.
Perubahan strategi ini diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.
Langkah ini dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Promosi Branding Wonderful Indonesia Melalui Media Sosial” yang digelar di Purwokerto pada Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinporabudpar Banyumas, Kementerian Pariwisata, dan Komisi VII DPR RI.
Pelaksana Tugas Kepala Dinporabudpar Banyumas, Junaidi, menilai metode promosi konvensional seperti baliho sudah tidak lagi cukup untuk menjangkau calon wisatawan.
“Promosi tidak cukup hanya melalui baliho, karena yang melihat terbatas pada orang yang lewat. Melalui media sosial, orang yang tidak datang pun bisa mengetahui keindahan alam dan budaya Banyumas,” katanya.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital membuat informasi dapat menyebar lebih cepat dan luas. Hal ini menjadi peluang besar untuk mengenalkan Banyumas sebagai destinasi wisata yang memiliki banyak keunggulan.
Banyumas dinilai memiliki potensi wisata yang beragam, mulai dari wisata alam, budaya, religi hingga kuliner. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya terekspos secara maksimal ke publik luas.
“Lewat media sosial kita bisa menunjukkan bahwa Banyumas bukan sekadar kota transit, tetapi memiliki banyak daya tarik yang layak dikunjungi wisatawan,” kata Junaidi yang juga menjabat Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Banyumas.
Melalui pelatihan ini, peserta dibimbing untuk memahami teknik pembuatan konten yang menarik dan efektif dalam mempromosikan destinasi wisata. Narasumber yang dihadirkan berasal dari praktisi media sosial serta Kementerian Pariwisata.
“Jadi hari ini (17/4) kita melatih, mengajari, membimbing teman-teman muda untuk menjadi konten kreator. Pariwisata Banyumas ini sudah cukup baik, tetapi tidak cukup hanya ditonton, perlu diceritakan kepada dunia melalui media sosial,” katanya dikutip dari Antara.
Upaya ini dinilai semakin penting karena Banyumas akan menghadapi sejumlah agenda besar yang berpotensi menarik banyak wisatawan. Salah satunya adalah Banyumas Ngibing yang melibatkan peserta dari sembilan negara.
“Dalam waktu dekat ada Banyumas Ngibing yang diikuti peserta dari sembilan negara. Tahun lalu diperkirakan mencapai 15 ribu pengunjung, tahun ini diharapkan bisa meningkat menjadi sekitar 20 ribu orang,” katanya.
Selain itu, sejumlah agenda lain seperti Purwokerto Half Marathon pada 17 Mei, Lengger Bicara, dan berbagai event wisata lainnya juga akan digelar.
Rangkaian kegiatan tersebut dinilai sebagai peluang besar bagi para kreator konten untuk menghasilkan materi promosi yang menarik dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Junaidi juga mengajak seluruh pihak, mulai dari pelaku usaha, pengelola destinasi, hingga komunitas kreatif untuk terlibat aktif dalam promosi digital. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat citra Banyumas sebagai destinasi wisata unggulan.
Dengan strategi promosi berbasis digital ini, pariwisata Banyumas diharapkan tidak hanya semakin dikenal, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat setempat melalui peningkatan kunjungan wisatawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Britney Spears merilis lagu arsip She’ll Never Be Me yang ditulis bersama Justin Timberlake. Lagu ini masuk edisi 25 tahun album Britney.
Pertamina dan PAL Jaya menjajaki pemanfaatan limbah lemak FOG sebagai bahan baku biofuel, termasuk bahan bakar penerbangan berkelanjutan.
Angkatan kerja penduduk asli Kota Jogja diprediksi menurun pada 2030–2040. Lulusan berpendidikan tinggi cenderung mencari kerja di luar daerah.
Menperin Muhammad Sarmuji menilai kewajiban sertifikasi halal 2026 menjadi peluang meningkatkan kualitas produk dan daya saing industri nasional.
DPMPTSP Sleman menggelar Forum Konsultasi Publik untuk menyempurnakan standar pelayanan inklusif bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan.
Penanganan stunting perlu melibatkan berbagai sektor, mulai dari kesehatan, kemiskinan, pola asuh, hingga lingkungan. DPAD DIY dan DPRD DIY mendorong peningkata