81 Pesawat dan Helikopter Akan Meriahkan Peringatan HUT ke-81 RI
Gladi kotor HUT ke-81 RI digelar di Istana Merdeka. Sebanyak 81 pesawat dan helikopter mengikuti latihan demo udara.
Bupati Temanggung, Agus Setyawan, saat menyerahkan bantuan kepada pekerja di Temanggung, Jumat (1/5/2026). - ANTARA/Heru Suyitno
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Peringatan Hari Buruh Internasional di Temanggung dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat hubungan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah. Kegiatan ini tidak hanya berlangsung seremonial, tetapi diarahkan untuk memperkuat kolaborasi nyata di sektor industri.
Acara edukasi hubungan industrial digelar di Temanggung, Jawa Tengah, Jumat, dengan melibatkan unsur pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah. Forum ini menjadi ruang bersama untuk memperkuat sinergi ketenagakerjaan di tengah tantangan dunia kerja yang terus berkembang.
Bupati Temanggung, Agus Setyawan, menegaskan bahwa peringatan May Day harus dimaknai sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus memperluas peluang kerja. Ia juga menekankan pentingnya perlindungan hak tenaga kerja secara adil dan berkelanjutan.
“Peringatan Hari Buruh juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi yang harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah sebagai tiga pilar utama dalam hubungan industrial,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, ia turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pekerja di Kabupaten Temanggung maupun di Indonesia. Momentum ini, menurutnya, menjadi refleksi bersama untuk memperkuat hubungan industrial yang lebih sehat.
Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dengan tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”, kegiatan ini menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor.
Agus menjelaskan bahwa pemerintah memiliki peran sebagai regulator sekaligus fasilitator. Di sisi lain, pengusaha menjadi penggerak ekonomi, sementara pekerja berperan sebagai pelaku utama dalam proses produksi.
Ia menambahkan, hubungan industrial yang harmonis hanya dapat terwujud jika seluruh pihak mengedepankan sikap saling menghormati serta menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
Komitmen, itikad baik, dan keterbukaan juga menjadi faktor penting dalam menciptakan hubungan kerja yang produktif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan edukasi ini, peserta diharapkan semakin memahami norma ketenagakerjaan, cara penyelesaian perselisihan secara konstruktif, serta pentingnya dialog sosial yang berkesinambungan.
“Pekerja, pengusaha, dan pemerintah adalah mitra strategis yang saling membutuhkan. Komunikasi yang efektif dan kepercayaan yang kuat menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas dan kemajuan dunia usaha,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Temanggung juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan yang seimbang, baik bagi kepentingan dunia usaha maupun perlindungan tenaga kerja.
Momentum Hari Buruh Internasional ini diharapkan mampu memperkuat kebersamaan dan semangat kerja seluruh elemen, demi mendorong kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat di Temanggung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gladi kotor HUT ke-81 RI digelar di Istana Merdeka. Sebanyak 81 pesawat dan helikopter mengikuti latihan demo udara.
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te