59 Warga di Sukoharjo Terinfeksi HIV/AIDS, Didominasi Kelompok LSL
Sebanyak 59 kasus baru HIV/AIDS ditemukan di Kabupaten Sukoharjo hingga September 2025. Dari jumlah tersebut, penularan didominasi
Pembangunan masjid Rp25 miliar di eks Terminal Kartasura Sukoharjo segera dimulai usai proses lelang memasuki masa sanggah. /Epos.
Harianjogja.com, SUKOHARJO—Pembangunan masjid di lahan eks Terminal Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, segera memasuki tahap pekerjaan fisik. Proyek strategis senilai Rp25 miliar itu kini tinggal menunggu selesainya masa sanggah proses lelang sebelum kontrak pekerjaan diteken pada pertengahan Mei 2026.
Tahapan lelang proyek pembangunan masjid eks Terminal Kartasura saat ini memasuki masa sanggah pemenang tender yang berlangsung pada 8-12 Mei 2026. Jika tidak ada keberatan dari peserta lelang, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo akan melanjutkan proses dengan penerbitan surat penunjukan penyedia barang dan jasa pada 13 Mei mendatang.
Pantauan di layanan LPSE Kabupaten Sukoharjo menunjukkan penetapan pemenang lelang telah diumumkan pada 7 Mei 2026. Setelah masa sanggah selesai, tahapan berikutnya adalah penandatanganan kontrak antara pejabat pembuat komitmen dengan pemenang tender yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Mei 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo, Bowo Sutopo Dwi Atmojo, mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu kemungkinan adanya sanggahan dari peserta tender sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Kami tunggu apakah ada keberatan atau sanggahan dari peserta tender atau tidak. Waktunya lima hari kerja sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa,” kata Bowo kepada Espos, Jumat (8/5/2026).
Bowo menjelaskan apabila masa sanggah selesai tanpa keberatan, proses pembangunan masjid di eks Terminal Kartasura akan langsung dilanjutkan ke tahap administrasi kontrak dan persiapan pekerjaan lapangan oleh kontraktor pelaksana proyek.
“Biasanya, kontraktor pelaksana proyek bakal melakukan survei lapangan untuk memastikan konstruksi fisik sesuai detail engineering design atau DED. Baru kemudian melakukan pekerjaan pembangunan konstruksi bangunan,” ujar dia.
Menurut Bowo, pembangunan masjid di kawasan eks Terminal Kartasura menjadi salah satu proyek prioritas Pemerintah Kabupaten Sukoharjo pada 2026. Proyek tersebut juga akan terintegrasi dengan rehabilitasi Pasar Kartasura yang dikerjakan pada tahun yang sama.
Penataan kawasan Kartasura itu diharapkan mampu memperkuat wajah kota sekaligus meningkatkan kualitas ruang publik di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menargetkan keberadaan masjid baru dan revitalisasi pasar dapat mempercantik kawasan perkotaan serta memperkuat identitas lokal Kartasura.
“Pemerintah Kabupaten Sukoharjo memberi atensi khusus terhadap pengerjaan proyek strategis, termasuk pembangunan masjid di lahan eks Terminal Kartasura,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 59 kasus baru HIV/AIDS ditemukan di Kabupaten Sukoharjo hingga September 2025. Dari jumlah tersebut, penularan didominasi
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.
Gereja Katedral Jakarta menggelar empat sesi misa Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya amankan 860 tempat ibadah.
ILRC mencatat kasus femisida seksual di Indonesia meningkat pada 2025. Korban didominasi anak perempuan hingga perempuan muda.
Aktivitas parkir bus wisata di Eks Menara Kopi Kotabaru Jogja melonjak saat libur panjang, bisa tembus lebih dari 35 bus per hari.