Kaesang Tantang Puan Maharani, Siap Nyaleg di Dapil Jateng V Jateng
Kaesang Pangarep menyatakan siap maju sebagai caleg DPR di Dapil V Jawa Tengah pada Pemilu 2029. PSI menyiapkan konsolidasi hingga tingkat RT.
Stadion Manahan, Solo. /Espos.
Harianjogja.com, SOLO—Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengambil langkah tegas menyusul viralnya aduan kehilangan sepeda di kawasan Stadion Manahan Solo. Pemerintah Kota Solo langsung melakukan evaluasi terhadap petugas keamanan yang berjaga di kompleks olahraga tersebut.
Kasus kehilangan sepeda gunung merek Polygon itu ramai diperbincangkan di media sosial setelah seorang warga mengaku kehilangan sepedanya saat diparkir di area Stadion Manahan pada Sabtu (16/5/2026) pagi.
Respati menegaskan keamanan pengunjung di kawasan Stadion Manahan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Menindaklanjuti adanya aduan kehilangan sepeda di Stadion Manahan, kami review petugas keamanan. Kami berikan surat peringatan kepada petugas keamanan yang bertugas di Manahan,” ujar Respati saat dimintai tanggapan melalui pesan WhatsApp, Minggu (17/5/2026).
Menurut Respati, petugas keamanan memiliki tanggung jawab untuk memastikan pengunjung merasa aman selama beraktivitas di kawasan stadion yang setiap hari dipadati masyarakat tersebut.
Ia menilai insiden kehilangan sepeda tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi pengelolaan keamanan di Kompleks Stadion Manahan.
“Surat peringatan kepada petugas keamanan yang bertugas kami berikan karena tidak bisa mewujudkan rasa aman bagi pengunjung. Ini menjadi catatan dan evaluasi penting bagi kami,” tegas dia.
Selain melakukan evaluasi internal, Respati juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna menindaklanjuti dugaan pencurian tersebut.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mencari pencuri tersebut,” ungkap dia.
Sebelumnya, seorang pengguna Instagram dengan akun @wulandari0584 mengaku kehilangan sepeda gunung merek Polygon saat berada di kawasan Stadion Manahan Solo pada Sabtu pagi. Curahan hati tersebut kemudian diunggah ulang akun Instagram @solokini dan menjadi perhatian warganet.
Dalam unggahannya, pemilik sepeda menyebut kendaraannya hilang ketika diparkir di sisi pintu B barat Stadion Manahan.
"Meh laporan min utk keamanan Manahan, wes g aman. Ontel polygon ku iki mau esuk ilang, sir e meh Olga di tinggal dilit wae wes ilang," tulis dia kepada admin @solokini.
Pemilik akun juga mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.22 WIB. Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, sepeda tersebut diduga dicuri oleh dua orang.
"Kejadian jam 7.22 tadi pagi. Ontelku diparkir di sisi pintu B barat. Melihat CCTV, ontelku dicuri dua orang. Pencuri naik ontelku," sambung dia.
Video CCTV yang beredar di media sosial memperlihatkan terduga pelaku melintas di area stadion. Namun, kualitas rekaman dinilai kurang jelas karena gambar tampak pecah.
Kasus kehilangan sepeda di Stadion Manahan ini pun memicu sorotan publik terkait sistem keamanan kawasan olahraga yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat di Kota Solo tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kaesang Pangarep menyatakan siap maju sebagai caleg DPR di Dapil V Jawa Tengah pada Pemilu 2029. PSI menyiapkan konsolidasi hingga tingkat RT.
Google Cloud memperkenalkan agen AI Gemini yang bisa membantu mengolah informasi, membuat konten, coding, hingga mengelola pekerjaan bisnis.
DPRD Kota Jogja mendorong WJNC digelar rutin setiap 7 Oktober agar menarik wisatawan mancanegara dan meningkatkan lama tinggal.
Suzuki membukukan penjualan ritel 54.179 unit hingga September 2026. New Carry menjadi kontributor terbesar dengan sumbangan 55%.
Gunungkidul masih kekurangan 936 guru SD-SMP. Disdik menyebut pemenuhan tenaga pendidik bergantung pada anggaran dan kebijakan pusat.
Idiec meminta aturan turunan Perpres Ojol menjamin pendapatan pengemudi, kemitraan yang adil, transparansi algoritma, dan perlindungan data.