Menaker Dorong Jamsos Ketenagakerjaan Jadi Modal Usaha
Menaker Yassierli mendorong manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan dilanjutkan dengan pemberdayaan agar menjadi modal usaha pekerja.
Pedagang cabai rawit merah. - Foto ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Harga cabai rawit di Kabupaten Temanggung mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) setempat mencatat harga cabai rawit di tingkat petani kini mencapai Rp65.000 per kilogram dari sebelumnya sekitar Rp50.000 per kilogram.
Kenaikan harga cabai rawit dipicu menurunnya hasil panen akibat cuaca hujan yang masih terjadi di sejumlah wilayah sentra pertanian. Di sisi lain, permintaan pasar terhadap komoditas cabai tetap tinggi sehingga memengaruhi pergerakan harga di tingkat petani.
Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan DKPPP Kabupaten Temanggung, Sumarno, mengatakan kondisi cuaca menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan produksi cabai rawit menurun. Meski demikian, ia memastikan stok cabai di daerah tersebut masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Menurut Sumarno, luas tanam cabai di Kabupaten Temanggung sepanjang 2026 mencapai lebih dari 12 ribu hektare, mencakup cabai rawit, cabai keriting, hingga cabai besar.
“Berdasarkan data per April 2026 ini untuk produksi cabai rawit sebanyak 486.186 kuintal, kemudian cabai keriting sebanyak 209.430 kuintal, sementara untuk cabai jenis teropong atau cabai besar itu sebanyak 32.775 kuintal,” katanya, Senin (18/5/2026).
Ia mengimbau petani meningkatkan intensitas perawatan tanaman agar produktivitas tetap terjaga di tengah perubahan cuaca. Langkah tersebut meliputi pemupukan yang tepat, pengendalian hama, serta penerapan pola tanam yang sesuai dengan kondisi musim.
Dengan perawatan optimal, pasokan cabai di pasaran diharapkan tetap stabil sehingga tidak memicu lonjakan harga yang lebih tinggi.
“Untuk ketersediaan cabai masih bisa mencukupi, utamanya untuk cabai rawit, karena pertanaman sudah mulai panen. Pertanaman yang dilakukan akhir tahun kemarin juga sudah mulai panen, baik cabai rawit, keriting maupun cabai besar,” ujar Sumarno.
Sementara itu, seorang petani asal Desa Menggoro, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung, Rohim, menyebut harga cabai rawit memang sangat fluktuatif dalam beberapa bulan terakhir. Sebelum menyentuh Rp65.000 per kilogram, harga cabai sempat berada di kisaran Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram.
Bahkan, sekitar dua bulan lalu harga cabai rawit di tingkat petani sempat menembus Rp73.000 per kilogram. Menurut Rohim, kondisi harga saat ini cukup menguntungkan bagi petani karena memberikan margin keuntungan yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.
“Sekarang harganya Rp65.000 per kilogram, dua bulan kemarin malah tembus Rp73.000 per kilogram. Dengan harga saat ini para petani sangat diuntungkan,” kata Rohim.
Kenaikan harga cabai rawit di Temanggung menjadi perhatian pasar pangan menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat. Meski produksi sempat terdampak cuaca hujan, panen dari lahan tanam akhir tahun lalu diperkirakan masih mampu menjaga ketersediaan cabai rawit, cabai keriting, dan cabai besar di pasaran dalam beberapa waktu ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menaker Yassierli mendorong manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan dilanjutkan dengan pemberdayaan agar menjadi modal usaha pekerja.
Viral tagging parkir memicu cekcok di tempat umum. Simak 10 etika parkir agar tidak mengganggu pengguna lain dan memicu konflik.
Kawasan wisata Bromo kembali dibuka 20 Agustus 2026 setelah kebakaran hutan dipadamkan. Pengunjung diminta mencegah sumber api.
Ribuan warga Kulonprogo memadati Alun-Alun Wates menyaksikan pawai HUT ke-81 RI yang diikuti 97 kontingen sekolah dan OPD.
BMKG mencatat 3.055 gempa susulan di Flores setelah gempa M7,7. Terbesar M6,2, sementara BNPB siapkan bantuan rumah warga terdampak.
Dishub Jogja menegaskan target pendapatan parkir harus tetap menjaga kelancaran lalu lintas dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi warga.