Waisak 2026 di Borobudur, Wisata Ditutup Mulai Pukul 14.00 WIB

Newswire
Newswire Minggu, 24 Mei 2026 12:27 WIB
Waisak 2026 di Borobudur, Wisata Ditutup Mulai Pukul 14.00 WIB

Candi Borobudur - Freepik

Harianjogja.com, MAGELANG—Pengelola kawasan Candi Borobudur memastikan operasional kunjungan wisata saat puncak perayaan Waisak 2026 tetap dibuka pada Sabtu (31/5/2026), namun hanya sampai pukul 14.00 WIB. Setelah itu, area candi akan disterilkan untuk mendukung rangkaian ibadah dan prosesi keagamaan umat Buddha.

Direktur Komersial InJourney Destination Management (IDM) atau PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Gistang Richard Panutur, mengatakan pembatasan akses dilakukan agar seluruh persiapan acara Waisak di Borobudur dapat berjalan lancar dan khidmat.

"Setelah waktu tersebut, pengunjung akan diarahkan meninggalkan area untuk persiapan rangkaian ibadah dan acara puncak Waisak," katanya di Magelang, Jawa Tengah, Minggu.

Selain pembatasan jam kunjungan, wisatawan juga tidak diperbolehkan naik ke struktur utama Candi Borobudur pada hari pelaksanaan Waisak. Pengunjung hanya dapat menikmati kawasan hingga area pelataran candi.

"Secara operasional kami tetap buka sampai jam dua siang. Setelah jam dua siang kami akan mulai menganjurkan para pengunjung untuk meninggalkan lokasi karena kami mempersiapkan rangkaian Waisak. Untuk naik ke atas candi juga tidak bisa pada hari tersebut, hanya sampai pelataran saja," katanya.

Sementara itu, panitia Waisak Borobudur 2026 juga menyiapkan sejumlah atraksi budaya dan spiritual yang diprediksi kembali menjadi magnet wisata religi nasional maupun internasional. Salah satu yang paling dinantikan adalah penerbangan lentera perdamaian di kawasan Candi Borobudur.

Ketua Lentera Perdamaian Waisak Borobudur, Fatmawati, mengungkapkan jumlah lentera yang akan diterbangkan tahun ini mencapai 2.570 buah. Jumlah tersebut bertambah satu dibandingkan tahun sebelumnya sebagai simbol harapan baik dan keberuntungan.

"Setiap tahun kami selalu menambah satu lentera supaya tambah hoki. Tahun ini jumlahnya 2.570 lentera perdamaian," katanya.

Tak hanya lentera, pertunjukan drone juga dipastikan hadir memeriahkan malam Waisak 2026 di Borobudur. Tahun ini jumlah drone yang diterbangkan meningkat signifikan menjadi 570 unit.

"Kalau tahun kemarin baru 450 drone, sekarang menjadi 570, mengambil tiga digit terakhir tahun Buddhis," katanya.

Perayaan Waisak di Candi Borobudur selama ini dikenal sebagai salah satu agenda wisata religi terbesar di Indonesia. Setiap tahunnya, ribuan umat Buddha dan wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara memadati kawasan Borobudur untuk mengikuti prosesi spiritual sekaligus menikmati atraksi budaya yang digelar selama perayaan berlangsung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online