Wayang Kulit Semalam Suntuk, Ada Pesan Damai dan Kepedulian untuk NTT
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Rangkaian perayaan Waisak di Candi Borobudur.ist
Harianjogja.com, MAGELANG — Perayaan Waisak 2570 BE di kawasan Candi Borobudur tahun ini tampil lebih inklusif dengan menghadirkan perpaduan antara ritual spiritual, budaya, dan pengalaman wisata yang mendalam. Mengusung tema “Dharma sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan”, rangkaian kegiatan Waisak menjadi momentum refleksi sekaligus ruang kebersamaan lintas budaya dan agama.
Perayaan ini digelar melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk WALUBI, MBMI, MUNI, serta InJourney Destination Management (IDM). Mengangkat konsep “Enlightened in Harmony”, Borobudur diposisikan sebagai destinasi ziarah spiritual kelas dunia yang tidak hanya sakral, tetapi juga memberikan pengalaman emosional bagi pengunjung.
Direktur Komersial IDM, Gistang Panutur, menyampaikan bahwa Waisak di Borobudur dirancang sebagai ruang refleksi universal. "Pengunjung diharapkan dapat merasakan nilai kedamaian, harapan, dan harmoni kehidupan melalui setiap rangkaian acara," katanya melalui siaran pers dikutip Minggu (31/5/2026).
Selama periode 23–31 Mei 2026, IDM memastikan kesiapan operasional secara maksimal. Berbagai peningkatan layanan dilakukan, termasuk penyediaan aplikasi digital My Candi Guide untuk memudahkan navigasi wisatawan melalui peta digital, jalur pedestrian, hingga informasi fasilitas.
Pada puncak Waisak, Minggu 31 Mei 2026, akses wisata dibatasi. Pengunjung umum hanya dapat berada di Zona 2 Borobudur hingga pukul 14.00 WIB. Setelah itu, kawasan difokuskan untuk umat Buddha dan peserta ritual, termasuk prosesi pelepasan lampion.
Untuk menunjang mobilitas, tersedia kendaraan listrik (EV), jalur pedestrian yang tertata, serta fasilitas ramah pengunjung seperti kursi roda dan layanan prioritas. Area parkir terintegrasi juga disiapkan dengan kapasitas ratusan kendaraan, ditambah dukungan parkir swadaya masyarakat sekitar.
Tidak hanya aspek spiritual, pengalaman Waisak juga diperkaya dengan instalasi tematik seperti Shanti Padma Borobudur yang melambangkan kedamaian serta Light of Intention sebagai ruang menyalakan harapan. Keduanya menghadirkan nuansa kontemplatif bagi pengunjung.
Program unggulan lainnya adalah Borobudur Sunset Meditation yang menawarkan meditasi saat matahari terbenam hingga pelepasan lentera perdamaian. Aktivitas ini dipadukan dengan mindful walking atau pradaksina mengelilingi candi saat matahari terbit bersama tokoh spiritual.
Sementara itu, Pasar Medang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Digelar pada 29–31 Mei 2026 di Plaza Beringin, area ini menghadirkan puluhan UMKM dengan ragam kuliner Nusantara, termasuk menu vegan, pertunjukan seni, hingga workshop budaya.
Pasar Medang tidak hanya menjadi pusat kuliner, tetapi juga ruang interaksi budaya yang memperkaya pengalaman pengunjung sebelum maupun sesudah mengikuti prosesi Waisak.
Dengan konsep yang terintegrasi antara spiritualitas dan pariwisata, Waisak Borobudur 2026 tidak sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi simbol harmoni global yang mempertemukan berbagai latar belakang dalam satu ruang damai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Hotspot karhutla Indonesia mencapai 18.065 titik pada 28 Agustus 2026. Kemenhut fokus mengendalikan kebakaran di enam provinsi prioritas.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Ledakan diduga akibat kebocoran gas di Bekasi melukai enam orang satu keluarga. Ayah dan anak meninggal setelah mengalami luka bakar parah.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa