Budi Gunadi Sadikin Ungkap Alasan Maju Jadi Dirjen WHO
Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan maju sebagai calon Dirjen WHO. Ia menyebut pencalonan tersebut merupakan amanah Presiden Prabowo.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, REMBANG—Penemuan kerangka manusia tanpa identitas di kawasan hutan Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, menggegerkan warga setempat. Aparat kepolisian kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta memastikan penyebab kematiannya.
Kerangka manusia tersebut ditemukan pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 07.30 WIB oleh warga yang sedang membersihkan lahan di kawasan hutan Petak 5F2 RPH Logede BKPH Sudo KPH Mantingan, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang.
Kapolsek Sumber AKP Pujiono mengatakan setelah menerima laporan dari warga, petugas dari Polsek Sumber bersama Tim Inafis Polres Rembang, Tim Resmob, serta tenaga medis dari Puskesmas Sumber langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan proses evakuasi.
Menurut hasil pemeriksaan awal, petugas belum dapat memastikan identitas korban maupun penyebab kematian karena kondisi yang ditemukan hanya berupa kerangka manusia beserta sisa pakaian yang telah rusak.
"Hasil pemeriksaan awal belum dapat memastikan identitas maupun penyebab kematian korban karena yang ditemukan hanya kerangka dan sisa pakaian yang sudah rusak," ujarnya.
Dalam proses penyelidikan, polisi juga mendalami keterangan seorang saksi yang mengaku pernah mencium bau menyengat di sekitar lokasi pada Februari 2025 ketika sedang mencari pakan ternak.
Namun saat itu, sumber bau tidak berhasil ditemukan karena area tersebut masih tertutup semak belukar yang cukup rapat.
Keterangan saksi tersebut kini menjadi salah satu petunjuk penting yang digunakan penyidik untuk memperkirakan rentang waktu kematian korban.
"Keterangan tersebut menjadi salah satu petunjuk yang akan didalami penyidik untuk memperkirakan waktu kematian korban," katanya.
Hingga saat ini, petugas belum menemukan dokumen identitas maupun barang lain yang dapat membantu mengungkap jati diri korban. Kondisi kerangka yang sudah tidak utuh juga menjadi kendala dalam proses identifikasi.
Untuk kepentingan penyelidikan lanjutan, kerangka manusia tersebut telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. R. Soetrasno Rembang guna menjalani pemeriksaan lebih mendalam oleh tim medis dan forensik.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam kurun waktu lebih dari satu tahun terakhir agar segera berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk membantu proses identifikasi korban. Penyidik saat ini masih terus mengumpulkan berbagai petunjuk guna mengungkap identitas korban serta memastikan penyebab kematian dalam kasus penemuan kerangka manusia di hutan Rembang tersebut.
"Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap identitas korban serta memastikan penyebab kematian," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan maju sebagai calon Dirjen WHO. Ia menyebut pencalonan tersebut merupakan amanah Presiden Prabowo.
Jadwal KRL Jogja-Solo 1 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di 13 stasiun.
Jadwal KRL Palur-Jogja Selasa 1 September 2026 tersedia dalam 15 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Jogja Inspira #01 hadir di Ndalem Poenokawan dengan kolaborasi musik, puisi dan sketsa, memperkuat Jogja sebagai episentrum kreativitas seni.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.