Raih 300.000 Unit Produksi, Isuzu Perkuat Industri Otomotif Nasional
PT Isuzu Astra Motor Indonesia menjadi satu-satunya produsen kendaraan komersial yang seluruh produknya ber-TKDN dengan capaian tertinggi lebih dari 62 persen.
Pengerjaan perbaikan jalan di Jawa Tengah. ANTARA/HO-Pemprov Jateng
Harianjogja.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa perbaikan jalan di wilayahnya tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Ia menekankan pentingnya kualitas dalam setiap pengerjaan infrastruktur agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Menurut Luthfi, pekerjaan jalan harus dilakukan secara profesional dengan standar yang jelas, bukan sekadar tambal sulam tanpa perencanaan matang. Ia juga meminta seluruh jajaran teknis, baik dari balai maupun dinas terkait, untuk lebih peka terhadap kondisi jalan di lapangan.
“Begitu ada jalan berlubang atau mengalami kerusakan berat, harus langsung masuk skala prioritas penanganan,” tegasnya di Semarang, Jumat (5/6/2026).
Ia menilai, percepatan pembangunan infrastruktur tidak hanya bergantung pada anggaran daerah, tetapi juga dukungan dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta aktif mengawal usulan bantuan ke kementerian hingga DPR RI agar proyek strategis bisa segera terealisasi.
Selain itu, Luthfi juga menyoroti pentingnya respons cepat terhadap keluhan masyarakat. Ia menilai, berbagai aduan yang viral di media sosial harus dijadikan bahan evaluasi agar pemerintah semakin adaptif dan responsif.
“Masukan dari masyarakat adalah bagian penting dari kolaborasi. Ini harus dijadikan dorongan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Pada tahun anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan berbagai proyek peningkatan dan rehabilitasi jalan di sejumlah titik strategis. Beberapa ruas yang menjadi prioritas antara lain Wiradesa–Kajen, Jepara–Keling, Kudus–Colo, hingga Demak–Godong.
Selain itu, sejumlah proyek rehabilitasi juga menyasar jalur padat seperti Pati–Tayu, Jepara–Kudus, hingga Karanganyar–Tawangmangu–Kalisoro. Tidak hanya jalan, pembangunan dan perbaikan jembatan juga menjadi perhatian, termasuk penggantian Jembatan Dengkeng di Klaten yang menghubungkan wilayah menuju DIY.
Secara keseluruhan, Pemprov Jateng juga akan melakukan pemeliharaan rutin jalan provinsi sepanjang 2.414,59 kilometer yang tersebar di 173 ruas, serta perawatan jembatan dengan total panjang mencapai 26.445,77 meter.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah pun menargetkan kualitas infrastruktur yang lebih baik guna menunjang sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, hingga distribusi kebutuhan pokok masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PT Isuzu Astra Motor Indonesia menjadi satu-satunya produsen kendaraan komersial yang seluruh produknya ber-TKDN dengan capaian tertinggi lebih dari 62 persen.
KPK memeriksa delapan orang terkait OTT Bupati Lombok Barat, termasuk kepala daerah, Dirut Perseroda, pejabat PUPR, dan pihak swasta.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel menilai PSIM dan suporternya menjadi pihak paling dirugikan karena Mandala Krida belum bisa dipakai.
PGN menurunkan tim darurat usai dugaan ledakan gas pipa tanam merobohkan rumah di Medan yang menewaskan satu orang dan dua korban masih hilang.
Nama resmi Jalan Ipda Tut Harsono sudah berlaku, tetapi warga Jogja tetap akrab menyebutnya Jalan Timoho. Ini alasan di balik fenomenanya.
Komdigi Republik Indonesia bekerja sama dengan TVRI menggelar Nobar Bola Gembira Final Piala Dunia di halaman Monumen Pers Nasional Solo