Pemkot Solo Dorong BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Pemberdayaan Peserta dan Ahli Waris
Wawali Solo Astrid Widayani mengapresiasi layanan BPJS Ketenagakerjaan dan mendorong sinergi pemberdayaan peserta serta ahli waris melalui UMKM dan pelatihan.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan bergengsi Disway Top Regional Leader Awards 2026.
Harianjogja.com, BATANG—Kabupaten Batang mencatat lonjakan pertumbuhan ekonomi yang mencolok sepanjang 2025. Di bawah kepemimpinan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, daerah ini berhasil mencatat pertumbuhan hingga 7,74 persen, jauh melampaui rata-rata Jawa Tengah sebesar 5,89 persen maupun nasional yang berada di angka 5,61 persen.
Bagi Faiz, capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan hasil dari strategi agresif yang sengaja diterapkan untuk mendorong lompatan ekonomi daerah. Ia menegaskan bahwa Batang tidak bisa hanya berjalan biasa di tengah persaingan antarwilayah yang semakin ketat.
“Kalau kita mau melompat, ya lompatannya harus ada di pertumbuhan ekonomi,” ujar M. Faiz Kurniawan saat ditemui di kantornya, Jumat (12/6/2026).
Keberhasilan ini mengantarkan Faiz meraih penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 dalam kategori Pertumbuhan Ekonomi Terbaik. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kinerja pembangunan ekonomi yang dinilai progresif dan berdampak nyata.
Tak hanya tumbuh pesat, Batang juga menunjukkan tata kelola keuangan yang solid. Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut.
Menurut Faiz, konsistensi dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas menjadi faktor penting yang mendorong kepercayaan investor. Sepanjang 2025, nilai investasi yang masuk ke Batang melonjak signifikan dari Rp5 triliun menjadi Rp7 triliun.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa masuknya investasi tidak boleh hanya berhenti pada pembangunan fisik semata. Pemerintah Kabupaten Batang menerapkan regulasi tegas kepada investor untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal.
Melalui program DAKER (Dapat Kerja), sebanyak 2.117 peserta pelatihan berhasil terserap ke dunia industri hingga 2025. Dampaknya, peningkatan ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Daya beli masyarakat meningkat, UMKM ikut tumbuh, dan angka kemiskinan berhasil ditekan,” jelasnya.
Data menunjukkan angka kemiskinan di Batang turun dari 8,73 persen menjadi 7,74 persen, yang berarti lebih dari 7.000 warga berhasil keluar dari garis kemiskinan hanya dalam satu tahun.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batang juga meningkat menjadi 71,70, masuk kategori tinggi. Kinerja positif ini turut tercermin dalam realisasi APBD 2025, di mana pendapatan daerah melampaui target hingga mencapai Rp2,03 triliun atau 103,96 persen.
Meski berhasil menorehkan berbagai prestasi, Faiz menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Batang.
“Ekonomi harus tumbuh bersama, dari bawah hingga ke atas,” ujarnya.
Ia menambahkan, Batang kini telah bertransformasi menjadi kawasan industri modern yang mampu bersaing di tingkat regional, tanpa meninggalkan komitmen untuk tetap berpihak kepada masyarakat kecil.
Capaian ini sekaligus menegaskan posisi Batang sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Jawa Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wawali Solo Astrid Widayani mengapresiasi layanan BPJS Ketenagakerjaan dan mendorong sinergi pemberdayaan peserta serta ahli waris melalui UMKM dan pelatihan.
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Siaga ke Waspada setelah aktivitas menurun. Radius 2 km dari pusat aktivitas masih terlarang.
BMKG memprediksi musim hujan 2026/2027 datang lebih lambat di 529 ZOM akibat El Nino sangat kuat yang bertahan hingga awal 2027.
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
BDx mulai membangun data center AI 640 MW di Jatiluhur. Gedung pertama berkapasitas 120 MW ditargetkan beroperasi awal 2027.
Harga emas Antam hari ini turun Rp1.000 menjadi Rp2.627.000 per gram. Simak harga emas Antam 0,5 gram hingga 1.000 gram.