BLT Kesra Rp900.000 Belum Cair? Cek Status Desil dan Penerima Bansos
BLT Kesra Rp900.000 mulai disalurkan Juni 2026. Simak penyebab bantuan belum cair, aturan desil Kemensos, dan cara cek penerima bansos.
Forum Anak Kota Pekalongan dan ULD Lakondik memperkuat kolaborasi pemenuhan hak ABK melalui advokasi, kampanye inklusi, dan ruang berbagi pengalaman. /Pekangankota.
Harianjogja.com, PEKALONGAN—Upaya mewujudkan lingkungan yang lebih inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) terus diperkuat di Kota Pekalongan. Salah satunya melalui kolaborasi antara Forum Anak Kota Pekalongan dan Unit Layanan Disabilitas Layanan Konseling Pendidikan (ULD Lakondik) yang mulai membangun sinergi dalam pemenuhan hak-hak anak penyandang disabilitas.
Kolaborasi tersebut diawali dengan kunjungan edukatif Forum Anak Kota Pekalongan ke ULD Lakondik. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk mempererat kerja sama sekaligus membuka ruang diskusi mengenai berbagai program yang mendukung perlindungan dan pemenuhan hak ABK di Kota Pekalongan.
Guru Pendamping Khusus ULD Lakondik Kota Pekalongan, Alfa Angelia, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Forum Anak yang dinilai mampu menghadirkan ruang kolaboratif antara lembaga layanan disabilitas dan wadah representasi anak.
Menurutnya, kehadiran Forum Anak menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam mengawal berbagai isu yang berkaitan dengan anak penyandang disabilitas.
"Kami sangat antusias untuk berbagi informasi mengenai program, fasilitas, serta upaya pemenuhan hak-hak anak penyandang disabilitas yang selama ini kami jalankan," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (12/6/2026).
Alfa menjelaskan, Forum Anak memiliki posisi strategis dalam mendukung pemenuhan hak ABK melalui perannya sebagai Pelopor dan Pelapor (2P). Melalui peran tersebut, Forum Anak diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif mengedukasi lingkungan sekitarnya tentang pentingnya inklusi bagi anak penyandang disabilitas.
Selain itu, pendekatan teman sebaya yang dimiliki Forum Anak dinilai efektif untuk membantu mengurangi stigma negatif terhadap anak disabilitas sekaligus memastikan suara mereka tetap terwakili dalam berbagai kebijakan dan program pembangunan daerah.
Menurut Alfa, keberadaan Forum Anak juga menjadi bagian penting dalam mendukung komitmen Kota Pekalongan menuju Kota Layak Anak yang benar-benar memberikan ruang setara bagi seluruh anak tanpa terkecuali.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, ULD Lakondik dan Forum Anak Kota Pekalongan telah menyiapkan sejumlah program kolaboratif yang akan dijalankan bersama dalam waktu mendatang.
Program tersebut meliputi penyusunan panduan advokasi sebaya, penyelenggaraan ruang berbagi pengalaman bagi anak-anak, hingga kampanye digital terintegrasi melalui berbagai platform media sosial untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai praktik-praktik inklusi.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, kedua pihak berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya menghormati keberagaman serta mendukung pemenuhan hak anak penyandang disabilitas di lingkungan sekolah maupun komunitas.
Lebih jauh, sinergi antara Forum Anak dan ULD Lakondik diharapkan dapat melahirkan para "Duta Inklusi" yang berasal dari pengurus Forum Anak. Mereka nantinya akan berperan sebagai penggerak kampanye ramah ABK di sekolah, organisasi kepemudaan, hingga komunitas masyarakat.
"Kami ingin membangun kesadaran kolektif sejak dini agar seluruh klaster pemenuhan hak anak di Kota Pekalongan benar-benar inklusif tanpa ada satu pun anak yang tertinggal. Harapannya, Kota Pekalongan menjadi lingkungan yang ramah, aman, dan suportif bagi semua anak untuk bertumbuh bersama," pungkasnya.
Program kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat pemenuhan hak ABK di Kota Pekalongan. Selain mendorong peningkatan kesadaran masyarakat, berbagai kegiatan yang disiapkan juga diharapkan mampu memperluas partisipasi anak-anak dalam membangun lingkungan yang inklusif, aman, dan mendukung tumbuh kembang seluruh anak tanpa diskriminasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BLT Kesra Rp900.000 mulai disalurkan Juni 2026. Simak penyebab bantuan belum cair, aturan desil Kemensos, dan cara cek penerima bansos.
Investor asal Tiongkok menyuntikkan dana investasi senilai kurang lebih Rp15 triliun untuk pengembangan industri kendaraan listrik atau elecric vehicle (EV) di
Anthony Sinisuka Ginting dan Moh. Zaki Ubaidillah dipastikan absen dari Macau Open 2026 akibat cedera dan sakit. Indonesia mengandalkan pemain pelapis di sekto
Penjualan sejumlah merek otomotif di Indonesia masih lesu pada Mei 2026. Neta hanya mencatat satu unit wholesales, terendah di pasar nasional.
Swedia membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 5-1 atas Tunisia dan langsung memuncaki klasemen Grup F.
AirTag dan GPS tracker bisa dipakai untuk melacak tanpa izin. Simak cara mendeteksi dan menonaktifkannya lewat HP.