150 Buruh Pabrik Rokok di Magelang Dapat Hadiah Umrah

Newswire
Newswire Kamis, 18 Juni 2026 17:12 WIB
150 Buruh Pabrik Rokok di Magelang Dapat Hadiah Umrah

Sebanyak 150 karyawan pabrik rokok HS di Magelang mendapat hadiah umrah gratis. Suasana haru mewarnai pengumuman penerima apresiasi tersebut. /Istimewa.

Harianjogja.com, MAGELANG—Suasana haru menyelimuti pabrik rokok HS di Kabupaten Magelang saat manajemen mengumumkan 150 karyawan yang mendapatkan hadiah ibadah umrah gratis ke Tanah Suci. Sejumlah pekerja tak kuasa menahan air mata ketika nama mereka dipanggil sebagai penerima penghargaan atas kinerja dan kontribusi bagi perusahaan.

Program umrah gratis yang digelar PT Gisara Tantra Berkarya, perusahaan yang menaungi merek rokok HS, kembali menjadi bentuk apresiasi kepada para pekerja. Tahun ini, sebanyak 150 karyawan dari berbagai divisi mendapat kesempatan berangkat ke Arab Saudi setelah dinilai memenuhi kriteria yang ditetapkan perusahaan.

Pengumuman penerima hadiah umrah dilakukan di lingkungan pabrik pada Kamis (18/6/2026). Setiap kali nama karyawan dan bagian kerjanya disebutkan, tepuk tangan dan pekikan takbir langsung menggema dari rekan-rekan sesama pekerja.

Banyak karyawan yang terlihat tidak percaya saat namanya diumumkan. Sebagian tampak terdiam karena terkejut, ada yang harus diyakinkan oleh rekan kerja di sampingnya, sementara lainnya berjalan menuju panggung dengan mata berkaca-kaca dan wajah penuh haru.

Momen emosional tersebut turut dirasakan oleh pemilik perusahaan, Muhammad Suryo. Pengusaha itu tampak terharu saat menyaksikan langsung kebahagiaan para pekerjanya. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi seluruh tim dalam mencapai target perusahaan.

"Penghargaan berupa ibadah umrah ini merupakan apresiasi nyata atas keberhasilan seluruh tim dalam menembus target perusahaan yang telah ditentukan. Anda semua sangat layak menerima apresiasi besar ini," ungkap Suryo di hadapan ratusan buruh.

Tradisi Tahunan Perusahaan

Manajemen menjelaskan program umrah gratis tersebut bukan kali pertama diselenggarakan. Kegiatan bernuansa religi itu telah menjadi agenda tahunan perusahaan. Seiring pertumbuhan bisnis yang terus berkembang, jumlah karyawan yang diberangkatkan juga mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Menurut Suryo, program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan motivasi kerja, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan perusahaan.

"Saat berada di Mekah nanti, titip doa terbaik untuk keselamatan keluarga serta orang tua di rumah. Tolong doakan juga agar bisnis rokok HS terus berkembang ekspansif, sehingga tahun depan jumlah rekan kerja yang bisa kita berangkatkan ke Tanah Suci jauh lebih banyak," tutur pengusaha asal Lampung Timur tersebut.

Saudara Kembar Ikut Berangkat

Kebahagiaan turut dirasakan pasangan saudara kembar, Yoga Setiawan dan Yogi Setiawan, warga Desa Sirahan, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.

Keduanya mengaku tidak pernah membayangkan bisa memperoleh kesempatan beribadah ke Tanah Suci melalui prestasi kerja, terlebih masa kerja mereka di perusahaan terbilang masih relatif singkat.

"Masa kerja saya di sini baru berjalan sebelas bulan, sementara Yogi bahkan baru tujuh bulan. Kami benar-benar terkejut saat nama kami disebut. Kami belum bisa membayangkan betapa bahagianya orang tua di rumah saat mendengar kabar baik ini," kata Yoga.

Sebelum bergabung dengan perusahaan tersebut, Yoga diketahui bekerja sebagai buruh bajak sawah.

Karyawan Baru Tak Menyangka Terpilih

Cerita serupa datang dari Riyanti, 40, pekerja asal Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

Riyanti mengaku sempat kebingungan ketika namanya diumumkan melalui pengeras suara. Setelah menyadari dirinya menjadi salah satu penerima hadiah umrah, ia langsung menangis haru di area pabrik.

"Saya baru bekerja tujuh bulan di pabrik ini. Mindset saya awal mulanya mengira fasilitas premium seperti umrah hanya jatah untuk para pekerja senior. Ternyata regulasi di perusahaan ini sangat fair dan objektif berdasarkan indikator prestasi," ujarnya.

Rasa syukur juga diungkapkan Rahma Wulandari, 23, warga Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

Baginya, kesempatan berangkat umrah merupakan anugerah yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Hadiah tersebut menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan hidupnya.

"Nanti kalau sudah sampai di depan Kakbah, doa utama yang ingin saya panjatkan cuma satu, semoga dipermudah untuk segera mendapatkan jodoh yang baik," seloroh Rahma sambil tersenyum malu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online