5 Cara Menghemat Air saat Kemarau agar Persediaan Tetap Aman
Simak lima tips menghemat air saat musim kemarau, mulai memanfaatkan air bekas hingga memeriksa kebocoran saluran air di rumah.
PKN 2026 Pekalongan sukses tarik 17 ribu pengunjung. AI batik jadi sorotan, dorong inovasi UMKM dan ekonomi kreatif daerah. /Pekalongankota.
Harianjogja.com, PEKALONGAN—Pekan Kreatif Nusantara (PKN) Tahun 2026 yang berlangsung selama empat hari, mulai 18 hingga 21 Juni 2026, sukses menyedot perhatian publik dalam rangka peringatan 12 Tahun Kota Pekalongan yang telah dinobatkan sebagai Kota Kreatif Dunia oleh UNESCO.
Selama penyelenggaraan kegiatan tersebut, sekitar 17 ribu pengunjung tercatat memadati kawasan GOR Jetayu, dengan pelaksanaan acara yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan, Wismo Aditiyo, dalam sambutannya pada acara penutupan PKN 2026 di halaman GOR Jetayu, Minggu malam (21/6/2026).
Menurut Wismo, tingginya jumlah pengunjung mencerminkan besarnya minat masyarakat terhadap pengembangan ekonomi kreatif yang kini semakin terintegrasi dengan inovasi teknologi digital.
Salah satu sorotan utama dalam kegiatan tersebut adalah pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam proses penciptaan desain batik, yang tetap mempertahankan nilai-nilai tradisi sebagai identitas budaya Kota Pekalongan.
“Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian publik adalah pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk menciptakan desain batik tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi yang menjadi identitas Kota Pekalongan,” terangnya.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 24 SMP se-Kota Pekalongan turut berpartisipasi dan berhasil menghasilkan sekitar 7.756 desain berbasis AI, mulai dari desain batik, sarimbit, hingga batik karnaval yang menjadi bagian dari eksplorasi kreativitas pelajar.
Inisiatif tersebut juga diproyeksikan sebagai langkah awal menuju target besar pemecahan Rekor MURI dengan penciptaan 100 ribu desain batik berbasis AI, yang nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM sebagai sumber inspirasi pengembangan produk.
Wismo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara, mulai dari unsur TNI, Polri, kementerian terkait, BUMN, sponsor, hingga media partner, yang bersama-sama memastikan kegiatan berjalan lancar dan didukung fasilitas yang memadai bagi peserta maupun pengunjung.
“PKN 2026 menjadi bukti bahwa kreativitas, budaya, dan teknologi dapat berjalan beriringan untuk memperkuat daya saing UMKM sekaligus mengukuhkan Kota Pekalongan sebagai kota kreatif yang terus berinovasi,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak lima tips menghemat air saat musim kemarau, mulai memanfaatkan air bekas hingga memeriksa kebocoran saluran air di rumah.
Cara menghapus kontak WhatsApp di Android ternyata mudah. Simak langkah lengkap menghapus nomor yang tidak diperlukan tanpa menghilangkan riwayat percakapan.
Booth BAIC di GIIAS 2026 diserbu lebih dari 12.000 pengunjung. BAIC T1 jadi magnet dengan promo menarik dan ratusan sesi test drive.
Dinkes Bantul menegaskan anak yang sudah keluar dari kategori stunting tetap berisiko kembali mengalami stunting. Pemantauan dan intervensi berkelanjutan menjad
Marco Bezzecchi mengaku belum pulih 100 persen dari cedera jelang MotoGP Inggris 2026 di Silverstone. Rider Aprilia itu memilih memasang target realistis setela
Timnas Indonesia wajib menang lawan Singapura di laga pamungkas Grup A Piala AFF 2026. Hasil imbang atau kalah akan mengakhiri langkah Garuda.