Bursa Mineral Prabowo Didukung APNI, Ini Syaratnya
APNI mendukung BMKS gagasan Prabowo. Bursa mineral dinilai bisa mengubah posisi Indonesia dari price taker menjadi market maker.
Foto ilustrasi mendaki gunung, dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, WONOSOBO—Upaya untuk menemukan dua remaja yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Bismo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, masih terus berlangsung. Hingga memasuki hari keenam pada Senin (6/7/2026), tim gabungan masih belum menemukan keberadaan Arifin Nurohmat dan Yufaidin.
Tim gabungan telah melakukan penyisiran secara terus menerus dilakukan di sejumlah jalur yang diduga mereka lintasi. Meski demikian belum dapat menemukan kedua korban.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo, Sumekto Hendro, mengatakan kedua remaja tersebut merupakan warga Dusun Krinjing, Desa Krinjing, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo. Upaya pencarian terus dilakukan secara maksimal, namun belum ada tanda-tanda yang mengarah titik kedua korban.
“Sementara belum ada penemuan yang signifikan,” kata Sumekto, Senin.
Tim Gabungan Terus Menyisir Jalur Gunung Bismo
Operasi pencarian melibatkan tim Basarnas, BPBD, relawan, serta warga setempat. Hingga hari keenam, tim gabungan masih menyisir sejumlah jalur di kawasan Gunung Bismo yang diduga menjadi lintasan kedua remaja tersebut.
“Kami selalu optimistis untuk berusaha,” ucapnya.
Pencarian bermula dari upaya warga Desa Krinjing pada Rabu (1/7/2026). Setelah itu, operasi diperluas dengan melibatkan berbagai unsur hingga memasuki hari keenam, tetapi belum ditemukan tanda-tanda keberadaan keduanya.
Berpamitan Bermain Sebelum Dilaporkan Hilang
Berdasarkan informasi yang dilansir Espos, Arifin Nurohmat dan Yufaidin meninggalkan rumah pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu mereka berpamitan kepada keluarga untuk bermain tanpa menjelaskan tujuan yang akan didatangi.
Sejumlah warga kemudian mengaku sempat melihat keduanya berada di Jembatan Kali Plolok. Setelah itu, mereka terlihat berjalan menuju kawasan hutan dari arah Sidongkal.
Saat keluar rumah, kedua remaja mengenakan kaus hitam dan celana pendek. Mereka juga membawa tas hitam yang berisi roti, sosis, wafer, tumbler, serta sebilah parang.
Karena tidak kembali ke rumah hingga keesokan harinya, keluarga akhirnya meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian. Operasi pencarian kemudian berkembang menjadi pencarian terpadu yang melibatkan berbagai unsur hingga Senin (6/7/2026), namun keberadaan kedua remaja tersebut masih belum diketahui.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APNI mendukung BMKS gagasan Prabowo. Bursa mineral dinilai bisa mengubah posisi Indonesia dari price taker menjadi market maker.
Daftar mobil listrik murah 2026 mulai Rp150 jutaan, lengkap dengan harga, jarak tempuh, kelebihan, dan tips sebelum membeli.
TKA SMA/SMK 2026 digelar empat hari mulai Oktober. Simak jadwal mata ujian, gelombang pelaksanaan, simulasi, dan gladi bersih
Kemnaker mencatat 43.805 pekerja terkena PHK sepanjang Januari-Juli 2026. Jawa Barat tertinggi dengan 8.830 pekerja.
Bank Jateng secara resmi dinobatkan sebagai Yearly Excellent Performance Bank 2026 dalam ajang 31st Infobank Award 2026
DPRD Bantul mendorong penurunan kelas Jalan Parangtritis agar retribusi wisata pantai selatan bisa dikelola lebih maksimal.