Laba Taspen Turun 16,1 Persen Jadi Rp1,04 Triliun, Ini Penyebabnya
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Foto ilustrasi mendaki gunung, dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, WONOSOBO—Upaya untuk menemukan dua remaja yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Bismo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, masih terus berlangsung. Hingga memasuki hari keenam pada Senin (6/7/2026), tim gabungan masih belum menemukan keberadaan Arifin Nurohmat dan Yufaidin.
Tim gabungan telah melakukan penyisiran secara terus menerus dilakukan di sejumlah jalur yang diduga mereka lintasi. Meski demikian belum dapat menemukan kedua korban.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo, Sumekto Hendro, mengatakan kedua remaja tersebut merupakan warga Dusun Krinjing, Desa Krinjing, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo. Upaya pencarian terus dilakukan secara maksimal, namun belum ada tanda-tanda yang mengarah titik kedua korban.
“Sementara belum ada penemuan yang signifikan,” kata Sumekto, Senin.
Tim Gabungan Terus Menyisir Jalur Gunung Bismo
Operasi pencarian melibatkan tim Basarnas, BPBD, relawan, serta warga setempat. Hingga hari keenam, tim gabungan masih menyisir sejumlah jalur di kawasan Gunung Bismo yang diduga menjadi lintasan kedua remaja tersebut.
“Kami selalu optimistis untuk berusaha,” ucapnya.
Pencarian bermula dari upaya warga Desa Krinjing pada Rabu (1/7/2026). Setelah itu, operasi diperluas dengan melibatkan berbagai unsur hingga memasuki hari keenam, tetapi belum ditemukan tanda-tanda keberadaan keduanya.
Berpamitan Bermain Sebelum Dilaporkan Hilang
Berdasarkan informasi yang dilansir Espos, Arifin Nurohmat dan Yufaidin meninggalkan rumah pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu mereka berpamitan kepada keluarga untuk bermain tanpa menjelaskan tujuan yang akan didatangi.
Sejumlah warga kemudian mengaku sempat melihat keduanya berada di Jembatan Kali Plolok. Setelah itu, mereka terlihat berjalan menuju kawasan hutan dari arah Sidongkal.
Saat keluar rumah, kedua remaja mengenakan kaus hitam dan celana pendek. Mereka juga membawa tas hitam yang berisi roti, sosis, wafer, tumbler, serta sebilah parang.
Karena tidak kembali ke rumah hingga keesokan harinya, keluarga akhirnya meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian. Operasi pencarian kemudian berkembang menjadi pencarian terpadu yang melibatkan berbagai unsur hingga Senin (6/7/2026), namun keberadaan kedua remaja tersebut masih belum diketahui.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Jepang luncurkan AI Factory pertama di dunia dengan NVIDIA! 140 MW, 27.500 GPU, target 30% pasar robotika global. Simak selengkapnya di Harianjogja.
Putri KW kejutkan Japan Open 2026! Kalahkan unggulan 2 China, Wang Zhi Yi, dengan skor 21-4 di gim penentuan. Simak jalannya pertandingan selengkapnya.
Post Malone, Robbie Williams, Tom Cruise, dan IShowSpeed siap meriahkan final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol. Simak lineup hiburan spektakuler dari FIFA.
BRIN membuka Program Pemagangan Nasional 2026 bagi lulusan D4 dan S1. Tersedia hingga 375 formasi dengan uang saku UMK, mentor profesional, dan sertifikasi BNSP
AI Claude prediksi Spanyol juara Piala Dunia 2026 setelah 50.000 simulasi. Argentina menjadi lawan final terkuat. Simak hasil analisis dan data di balik prediks