Kedai Kopi di Banyumas Ini Manfaatkan QRIS untuk Hadapi Persaingan Usaha
Kedai kopi Berkah Swasembada di Banyumas memanfaatkan QRIS BRI dan layanan digital dengan pendampingan BRI Region 11 Yogyakarta.
Foto ilustrasi transmigrasi. - Freepik
Harianjogja.com, PEKALONGAN—Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, kembali membuka program transmigrasi bagi masyarakat yang ingin memulai kehidupan baru di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Program tersebut menawarkan berbagai fasilitas, mulai dari rumah tinggal, lahan pertanian seluas dua hektare, hingga bantuan jaminan hidup selama satu tahun bagi peserta yang lolos seleksi.
Kesempatan ini disiapkan sebagai upaya memberikan peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di kawasan transmigrasi.
Teknis Kebijakan Bidang Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan, Sudiarto, mengatakan program transmigrasi menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin memperbaiki taraf hidup melalui pemanfaatan lahan produktif.
"Program ini menjadi kesempatan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan taraf hidup. Di lokasi transmigrasi nantinya peserta akan memperoleh lahan untuk dikelola, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga," katanya di Pekalongan, Sabtu.
Syarat Peserta Transmigrasi
Sudiarto menjelaskan calon peserta harus merupakan penduduk Kabupaten Pekalongan yang dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Selain itu, pendaftar berusia maksimal 48 tahun, telah berkeluarga, memiliki minat di bidang pertanian maupun perkebunan, serta tidak memiliki tanggungan utang.
Meski demikian, kesempatan juga dibuka bagi masyarakat yang belum menikah dengan ketentuan tertentu.
Menurut dia, syarat tersebut berlaku bagi pendaftar yang memiliki profesi atau latar belakang pendidikan sebagai guru, guru agama, maupun bidan karena tenaga tersebut masih dibutuhkan di kawasan transmigrasi.
"Kesempatan tersebut diperuntukkan bagi mereka yang memiliki profesi atau latar belakang pendidikan sebagai guru, guru agama, maupun bidan, karena tenaga tersebut masih dibutuhkan di kawasan transmigrasi," katanya.
Fasilitas yang Disiapkan Pemerintah
Pemerintah telah menyiapkan sejumlah fasilitas bagi peserta yang dinyatakan lolos seleksi. Selain rumah tinggal dan lahan seluas dua hektare, peserta juga akan memperoleh berbagai dukungan untuk memulai kehidupan di lokasi baru.
Fasilitas tersebut meliputi peralatan rumah tangga, perlengkapan bertani, bibit tanaman, pupuk, hingga bantuan jaminan hidup selama satu tahun.
Sudiarto mengimbau masyarakat yang berminat segera melengkapi persyaratan administrasi dan mendaftarkan diri ke Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan.
"Bagi masyarakat yang berminat, silakan datang langsung ke Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja dengan membawa persyaratan administrasi. Pendaftaran dibuka hingga akhir Agustus 2026, selanjutnya akan dilakukan proses seleksi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kedai kopi Berkah Swasembada di Banyumas memanfaatkan QRIS BRI dan layanan digital dengan pendampingan BRI Region 11 Yogyakarta.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Sabtu 10 Oktober 2026 di Siraman. Simak jadwal layanan, lokasi, syarat perpanjangan, dan aturan SIM kedaluwarsa.
Stimulus transportasi Nataru 2026/2027 sedang dibahas. Menhub Dudy berharap kebijakan diumumkan Oktober, termasuk dukungan untuk kereta api.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 10 Oktober 2026 tersedia di depan Kantor Pemda pukul 18.30–21.00 WIB. Cek lokasi dan syarat perpanjangan SIM.
Cristiano Ronaldo terancam larangan membela timnas Portugal hingga enam bulan setelah meninggalkan pemusatan latihan tanpa izin.
Jadwal SIM Sleman Oktober 2026 mencakup Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE. Sabtu 10 Oktober tersedia di MPP Sleman.