Selain Pepaya, Ini 4 Alternatif Panganan Tinggi Serat
Tak suka pepaya? Ini 4 bahan pangan tinggi serat seperti kacang polong, kubis brussel, sawi hijau, dan ubi jalar untuk bantu pencernaan tetap lancar.
Foto ilustrasi transmigrasi. - Freepik
Harianjogja.com, PEKALONGAN—Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, kembali membuka program transmigrasi bagi masyarakat yang ingin memulai kehidupan baru di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Program tersebut menawarkan berbagai fasilitas, mulai dari rumah tinggal, lahan pertanian seluas dua hektare, hingga bantuan jaminan hidup selama satu tahun bagi peserta yang lolos seleksi.
Kesempatan ini disiapkan sebagai upaya memberikan peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di kawasan transmigrasi.
Teknis Kebijakan Bidang Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan, Sudiarto, mengatakan program transmigrasi menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin memperbaiki taraf hidup melalui pemanfaatan lahan produktif.
"Program ini menjadi kesempatan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan taraf hidup. Di lokasi transmigrasi nantinya peserta akan memperoleh lahan untuk dikelola, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga," katanya di Pekalongan, Sabtu.
Syarat Peserta Transmigrasi
Sudiarto menjelaskan calon peserta harus merupakan penduduk Kabupaten Pekalongan yang dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Selain itu, pendaftar berusia maksimal 48 tahun, telah berkeluarga, memiliki minat di bidang pertanian maupun perkebunan, serta tidak memiliki tanggungan utang.
Meski demikian, kesempatan juga dibuka bagi masyarakat yang belum menikah dengan ketentuan tertentu.
Menurut dia, syarat tersebut berlaku bagi pendaftar yang memiliki profesi atau latar belakang pendidikan sebagai guru, guru agama, maupun bidan karena tenaga tersebut masih dibutuhkan di kawasan transmigrasi.
"Kesempatan tersebut diperuntukkan bagi mereka yang memiliki profesi atau latar belakang pendidikan sebagai guru, guru agama, maupun bidan, karena tenaga tersebut masih dibutuhkan di kawasan transmigrasi," katanya.
Fasilitas yang Disiapkan Pemerintah
Pemerintah telah menyiapkan sejumlah fasilitas bagi peserta yang dinyatakan lolos seleksi. Selain rumah tinggal dan lahan seluas dua hektare, peserta juga akan memperoleh berbagai dukungan untuk memulai kehidupan di lokasi baru.
Fasilitas tersebut meliputi peralatan rumah tangga, perlengkapan bertani, bibit tanaman, pupuk, hingga bantuan jaminan hidup selama satu tahun.
Sudiarto mengimbau masyarakat yang berminat segera melengkapi persyaratan administrasi dan mendaftarkan diri ke Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan.
"Bagi masyarakat yang berminat, silakan datang langsung ke Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja dengan membawa persyaratan administrasi. Pendaftaran dibuka hingga akhir Agustus 2026, selanjutnya akan dilakukan proses seleksi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tak suka pepaya? Ini 4 bahan pangan tinggi serat seperti kacang polong, kubis brussel, sawi hijau, dan ubi jalar untuk bantu pencernaan tetap lancar.
Jogja International Kite Festival 2026 di Pantai Parangkusumo diikuti 17 negara, naik dari enam negara pada tahun lalu.
Kemnaker menggelar seleksi wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 pada 10-15 Juli 2026. Hasil seleksi diumumkan 16 Juli melalui Skillhub.
Pilur serentak di 30 kalurahan Bantul memasuki tahap pemutakhiran data pemilih. Pendaftaran bakal calon lurah dijadwalkan 23 Juli–4 Agustus 2026.
KPK akan menyupervisi penanganan kasus Febrie Adriansyah. DPR membentuk Panja untuk mengawasi proses penyidikan bersama Kejagung dan Polri.
Program B50 dinilai mampu menggerakkan ekonomi dan menekan impor BBM, namun pemerintah diminta menjaga pasokan CPO agar inflasi terkendali.