Muktamar Ke-35 NU Tetapkan 557 Pemilik Hak Suara
PBNU menetapkan 557 pemilik hak suara dalam DPT Muktamar Ke-35 NU. Sebanyak 590 peserta diverifikasi untuk mengikuti muktamar di Jombang.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menkoinfra) RI Agus Harimurti Yudhoyono./Antara
Harianjogja.com, MAGELANG—Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membekali Taruna Akademi Militer (Akmil) dengan wawasan mengenai tantangan global menjelang pelantikan mereka sebagai perwira TNI Angkatan Darat oleh Presiden Prabowo Subianto.
Menurut AHY, calon perwira masa depan dituntut tidak hanya memiliki kemampuan militer, tetapi juga memahami perubahan geopolitik, perkembangan ekonomi global, hingga tantangan pembangunan nasional.
Pembekalan tersebut diberikan di Akademi Militer, Magelang, Sabtu. AHY mengaku bangga dapat bertemu langsung dengan para taruna yang segera memasuki fase baru sebagai perwira TNI Angkatan Darat.
"Sebentar lagi mereka akan dilantik menjadi perwira oleh Presiden Prabowo Subianto. Saya hadir dengan rasa bangga melihat generasi penerus yang memiliki optimisme sekaligus berbagai keunggulan untuk mengemban tugas negara," katanya.
Perwira TNI Harus Siap Menghadapi Perubahan Dunia
Sebagai alumni Akademi Militer, AHY menilai Akmil merupakan kawah candradimuka yang membentuk calon pemimpin melalui pendidikan kepemimpinan, penguatan intelektual, pembentukan karakter, serta kesiapan fisik.
Karena itu, ia mengajak para taruna memperluas cara pandang dengan memahami berbagai tren global yang diperkirakan memengaruhi dunia dalam lima, 10, hingga 25 tahun ke depan.
Menurut AHY, tantangan yang akan dihadapi perwira TNI tidak lagi sebatas persoalan militer. Mereka juga perlu memahami dinamika geopolitik internasional, perkembangan ekonomi dunia, hingga isu pembangunan nasional, termasuk sektor infrastruktur.
"Perwira masa depan harus memiliki perspektif yang luas terhadap berbagai perubahan dunia. Mereka perlu memahami peluang dan tantangan yang dihadapi Indonesia agar mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa," ujarnya.
Dorong Kepedulian terhadap Persoalan Masyarakat
Dalam kapasitasnya sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY juga mengajak para taruna untuk memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ia berharap para calon perwira tidak hanya sukses menjalankan karier di lingkungan TNI Angkatan Darat, tetapi juga mampu tampil sebagai pemimpin yang membawa manfaat bagi masyarakat dan bangsa.
AHY turut memberikan apresiasi kepada Akademi Militer yang dinilainya konsisten mencetak sumber daya manusia TNI Angkatan Darat yang profesional, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PBNU menetapkan 557 pemilik hak suara dalam DPT Muktamar Ke-35 NU. Sebanyak 590 peserta diverifikasi untuk mengikuti muktamar di Jombang.
DPRD Gunungkidul mendorong optimalisasi sungai bawah tanah sebagai solusi jangka panjang mengatasi krisis air bersih saat kemarau.
Longsor dinding Sungai Bedog Bantul akan ditangani BBWSSO pada 2027. Beronjong dibangun setelah saluran air di sekitar lokasi diperbaiki.
RSUD Kota Jogja menerapkan SERASI untuk mengintegrasikan pengadaan obat dan bahan medis habis pakai secara real-time.
Imigrasi Ngurah Rai mencegah WNA Australia berinisial BA meninggalkan Bali terkait kasus asusila di Kuta Utara, Badung.
Pemkab Kulonprogo dan BOB mengawal kelanjutan Jalan Plono-Nglinggo. Dari 3,47 km, masih tersisa 2,47 km yang belum terbangun.