BPJS Kesehatan : Dinamika Anggaran dan Kepercayaan Masyarakat
Artikel ini membahas dinamika anggaran BPJS Kesehatan, tantangan pembiayaan JKN, serta pentingnya transparansi, tata kelola yang baik.
Foto ilustrasi kekerasan pada anak-anak, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, WONOGIRI—Polres Wonogiri menyelidiki dugaan tindak kekerasan seksual berbasis gender online yang melibatkan seorang pengasuh pondok pesantren (ponpes) berinisial E di Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri. Pria yang juga berstatus anggota kepolisian itu dilaporkan atas dugaan melakukan tindakan asusila terhadap seorang anak perempuan di bawah umur.
Kasus tersebut kini dalam penanganan Satreskrim Polres Wonogiri. Penyidik telah menerima laporan dan mulai mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh dugaan tindak pidana yang terjadi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Espos, korban bukan merupakan santriwati di pondok pesantren yang diasuh E. Dugaan tindak asusila disebut dilakukan melalui panggilan video atau video call bermuatan seksual.
Modus yang diduga digunakan pelaku adalah menjanjikan bantuan kepada korban agar dapat masuk ke sekolah ikatan dinas. Informasi mengenai kasus tersebut juga telah beredar di lingkungan sekitar pondok pesantren.
Sejumlah sumber menyebutkan E telah diamankan polisi pada Sabtu (18/7/2026) pagi. Namun, kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai informasi tersebut.
Kasatreskrim Polres Wonogiri Iptu Agung Sedewo membenarkan pihaknya sedang menangani laporan dugaan kekerasan berbasis gender online yang melibatkan seorang polisi berinisial E.
"Kasusnya sedang kami tangani. Prinsipnya kami menangani kasus ini secara profesional. Nanti tunggu kabar selanjutnya dari kami untuk lengkapnya," kata Agung saat dikonfirmasi Espos, Sabtu (18/7/2026).
Agung menambahkan penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan. Polres Wonogiri memastikan penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Ia juga menegaskan kepolisian akan mengusut tuntas kasus tersebut.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan lembaga pendidikan keagamaan. Berbagai laporan dugaan tindakan asusila yang melibatkan oknum pengasuh maupun tenaga pendidik dalam beberapa waktu terakhir memunculkan dorongan agar pengawasan terhadap satuan pendidikan semakin diperkuat.
Penguatan mekanisme pencegahan dinilai mencakup penerapan regulasi yang efektif, penyediaan saluran pengaduan yang aman dan mudah diakses, pengawasan berkala, serta pendampingan psikologis bagi korban. Langkah tersebut dipandang penting untuk menjamin hak anak atas rasa aman selama menempuh pendidikan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan keagamaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
Artikel ini membahas dinamika anggaran BPJS Kesehatan, tantangan pembiayaan JKN, serta pentingnya transparansi, tata kelola yang baik.
BGN menginvestigasi dugaan penganiayaan di KPPG Bogor dan menyiapkan sidang etik kepegawaian terhadap terduga pelaku berinisial GD.
Generasi muda Gunungkidul diajak peduli kesehatan jiwa melalui Ruang Cerita Orang Muda. Pemkab juga menggandeng 11 mahasiswa UGM untuk layanan konseling.
Protes biaya hidup di Prancis pada 17 Oktober 2026 dilaporkan berujung kerusuhan. Sekitar 1.200 orang ditangkap menurut naskah sumber.
Polri menyiapkan 70.000 polisi hutan sesuai arahan Prabowo untuk memperkuat perlindungan hutan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Polda DIY dan BNNP DIY merazia tempat hiburan malam di lima wilayah. Sebanyak 58 orang diperiksa, satu orang di Sleman positif amphetamine.