Adik Hilang, Suami Selamat, Tangis Keluarga Korban Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam
Keluarga korban Kapal Virgo Transport 8 menanti kabar di Surabaya. Ada yang masih mencari anggota keluarga, ada pula yang mendapat kabar selamat.
Tim BGB saat melakukan pengecekan dapur MBG atau SPPG Karangturi setelah kasus keracunan ratusan siswa di SMKN 6 Kota Semarang. /Istimewa.
Harianjogja.com, SEMARANG— Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi menyusul penyelidikan atas dugaan keracunan makanan yang dialami ratusan siswa dan guru SMKN 6 Semarang setelah mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penghentian sementara operasional dapur dilakukan sebagai langkah pengamanan selama proses investigasi berlangsung. BGN menegaskan keselamatan penerima manfaat menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program tersebut.
Koordinator Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Semarang, Hadi Riajaya, mengatakan penyelidikan telah berlangsung sejak Jumat (31/7/2026) dengan melibatkan berbagai instansi.
"Karena bagi kami di BGN, keselamatan penerima manfaat menjadi yang utama dan prioritas. Oleh karena itu, dapur SPPG Karangturi kami suspend sementara selama proses investigasi berlangsung," ujar Hadi kepada Espos, Sabtu (1/8/2026).
Investigasi Libatkan Berbagai Instansi
Hadi menjelaskan investigasi dilakukan secara lintas sektor yang melibatkan KPPG Semarang, Koordinator Regional Jawa Tengah, Koordinator Wilayah Kota Semarang, Koordinator Kecamatan Semarang, Babinsa, Polrestabes Semarang, hingga Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang.
Seluruh tahapan penanganan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti dugaan keracunan makanan yang dialami para penerima manfaat Program MBG.
Ratusan Siswa Masuk Pendataan
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 693 siswa yang tercatat sebagai penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis di SMKN 6 Semarang.
Sementara itu, Penyelidikan Epidemiologi (PE) yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Semarang telah mencakup 422 responden.
Di tengah proses penyelidikan, masih terdapat enam siswa yang menjalani perawatan dan pemantauan medis.
Dua siswa dirawat di RSUD K.R.M.T. Wongsonegoro, satu siswa di RS Bhakti Wira Tamtama, satu siswa di Puskesmas Bangetayu, serta dua siswa lainnya menjalani perawatan di Puskesmas Halmahera.
"Kami terus mengecek kondisi para penerima manfaat yang terdampak, baik yang menjalani perawatan di puskesmas maupun rumah sakit. Seluruh tahapan dan kronologi kejadian juga terus kami dalami dan evaluasi," terangnya.
Alur Pengolahan Makanan Ditelusuri
Selain memantau kondisi para siswa, tim investigasi juga menelusuri seluruh proses pengolahan makanan yang disiapkan di dapur SPPG Karangturi.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahan baku berupa bumbu, buah, ayam, tahu, dan sayuran diterima secara bertahap pada Rabu (29/7/2026) pukul 13.00-17.30 WIB. Seluruh bahan kemudian disimpan di gudang basah dan freezer sebelum diolah.
Pada malam harinya dilakukan proses pencucian bahan makanan, pengukusan tahu, serta marinasi ayam sebelum digoreng.
Memasuki Kamis (30/7/2026) dini hari, tim dapur melanjutkan proses memasak bumbu rendang, tahu, dan sayuran.
Setelah melalui uji organoleptik dan pemeriksaan gramasi oleh ahli gizi sekitar pukul 04.00 WIB, makanan dikemas dan mulai didistribusikan ke sekolah dalam dua tahap, yakni pukul 06.00 WIB dan 08.10 WIB.
Gejala Dilaporkan Sehari Setelah Distribusi
Pihak SPPG menerima laporan mengenai sejumlah siswa SMKN 6 Semarang yang mengalami gejala gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, dan diare, pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 09.40 WIB.
Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti dugaan keracunan makanan tersebut. BGN menyatakan evaluasi terhadap seluruh rangkaian proses penyediaan makanan akan terus dilakukan sebelum operasional dapur SPPG Karangturi kembali dijalankan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Keluarga korban Kapal Virgo Transport 8 menanti kabar di Surabaya. Ada yang masih mencari anggota keluarga, ada pula yang mendapat kabar selamat.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Veda Ega Pratama gagal lolos ke Q2 dan akan start dari posisi ke-19 Moto3 Austria 2026. Brian Uriarte merebut pole position dari David Almansa.
Etomidate merupakan obat anestesi yang disalahgunakan dalam vape. Kenali fungsi medis, status hukumnya di Indonesia, dan risiko kesehatannya.