Kekeringan Meluas, BPBD Temanggung Distribusikan 113 Tangki Air Bersih

Newswire
Newswire Jum'at, 04 September 2026 23:17 WIB
Kekeringan Meluas, BPBD Temanggung Distribusikan 113 Tangki Air Bersih

Komandan Kodim 0706/Temanggung Letkol Inf Richie Fadly (tengah) mengucurkan air bersih ke dalam jerigen di Temanggung. ANTARA/Heru Suyitno\r\n

Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung telah menyalurkan 113 tangki air bersih untuk membantu warga terdampak kekeringan. Bantuan tersebut diberikan kepada 29 dusun di 19 desa yang tersebar di 10 kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyato di Temanggung, Jumat (4/9/2026), mengatakan distribusi air bersih dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan warga di wilayah yang telah terdata tetap memperoleh suplai.

Sebagian besar air bersih yang disalurkan BPBD berasal dari sumber air Pikatan. Namun, sumber pengambilan dapat disesuaikan untuk wilayah tertentu dengan mempertimbangkan jarak dan kebutuhan warga.

"Khusus wilayah Katekan, pasokan air bersih diambil dari sumber air Traji karena lokasinya lebih dekat," katanya.

Kranggan Jadi Salah Satu Wilayah Terparah

Dari sejumlah daerah yang terdampak kekeringan, Kecamatan Kranggan menjadi salah satu wilayah dengan kondisi paling parah. Di Desa Gentan, terdapat tujuh dusun yang membutuhkan bantuan air bersih.

Kondisi tersebut membuat distribusi air dilakukan secara rutin berdasarkan data wilayah terdampak. BPBD memastikan penyaluran tidak hanya dilakukan sekali, tetapi terus menyesuaikan kebutuhan yang ditemukan di lapangan.

Dalam sehari, rata-rata sekitar empat tangki air bersih didistribusikan ke sejumlah titik terdampak. Pola penyaluran tersebut menjadi bagian dari upaya BPBD memenuhi kebutuhan air warga selama kondisi kekeringan berlangsung.

Pada Jumat (4/9/2026), distribusi dilakukan di wilayah Gemawang dan Kranggan. Bantuan menyasar Dusun Klepu dan Suruh, serta Tlilir, dengan total empat titik penyaluran air bersih.

Bantuan Juga Datang dari PMI dan PDAM

Pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga terdampak kekeringan tidak hanya dilakukan BPBD Kabupaten Temanggung. Sejumlah pihak lain turut memberikan bantuan, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI).

Sementara itu, PDAM juga memberikan pelayanan air bersih menggunakan mobil tanki untuk pelanggan. Bantuan dan pelayanan dari sejumlah pihak tersebut turut mendukung pemenuhan kebutuhan air bagi masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh sumber air.

Totok menuturkan BPBD akan terus menyalurkan air bersih sesuai data dan kebutuhan di lapangan. Distribusi diprioritaskan untuk wilayah yang mengalami kekeringan serta kesulitan mendapatkan sumber air bersih bagi kebutuhan sehari-hari.

Dengan penyaluran yang dilakukan secara berkelanjutan, BPBD memastikan wilayah yang telah masuk dalam pendataan tetap mendapatkan suplai air bersih sesuai kebutuhan selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online