Layanan SIM Kulonprogo Sabtu 26 September 2026, Cek Lokasi dan Syarat
Jadwal layanan SIM Kulonprogo Sabtu 26 September 2026 di MPP dan SIMENOR. Cek lokasi, jam pelayanan, syarat, dan jenis SIM yang dilayani.
Agenda pencanangan agen wisata Kota Magelang di Pendopo Pengabdian, Kamis (1/10/2026).
Harianjogja.com, MAGELANG—Pemerintah Kota Magelang menyiapkan lima kampung wisata yang akan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Magelang. Saat ini, delapan kelurahan masuk dalam nominasi dan masih menjalani proses verifikasi serta penilaian kelayakan secara internal.
Delapan kelurahan tersebut yakni Cacaban, Tidar Utara, Tidar Selatan, Rejowinangun Utara, Magelang, Kramat Selatan, Magersari, dan Kedungsari. Dari delapan nominasi tersebut, lima di antaranya akan ditetapkan sebagai kampung wisata sesuai target Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Seluruh Kelurahan Diminta Petakan Potensi
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan pengembangan kampung wisata tidak hanya akan dilakukan pada wilayah yang saat ini masuk nominasi. Seluruh 17 kelurahan di Kota Magelang diminta mulai mengenali dan memetakan potensi yang bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata.
“Proses pengembangannya perlu dimulai dari seluruh kelurahan. Kota Magelang hanya memiliki 17 kelurahan. Karena itu, seluruh kelurahan kita minta mulai mengenali, memetakan, dan mengembangkan potensi yang dimiliki,” kata Damar dalam kegiatan pencanangan agen wisata di Pendopo Pengabdian, Kamis (1/10/2026).
Potensi yang dapat dikembangkan tersebut cukup beragam. Pemerintah Kota Magelang mencakup sejarah dan cerita lokal, budaya dan tradisi, kuliner, kerajinan, seni, kreativitas masyarakat, hingga lingkungan sebagai bagian dari potensi yang perlu dipetakan.
Potensi yang telah ditemukan selanjutnya dapat dikembangkan menjadi produk maupun aktivitas wisata. Dengan demikian, pengembangan kampung wisata tidak hanya berorientasi pada penetapan wilayah, tetapi juga pada aktivitas yang dapat menarik masyarakat dan wisatawan.
Kampung Wisata Harus Memberikan Manfaat Ekonomi
Damar menegaskan penetapan kampung wisata melalui SK Wali Kota Magelang bukan menjadi tahap akhir dari proses pengembangan. Setelah ditetapkan, kampung wisata diharapkan memiliki aktivitas wisata, usaha masyarakat, kunjungan, hingga transaksi yang berlangsung di wilayah tersebut.
“Lima kampung wisata yang nantinya kita tetapkan, saya harap tidak cukup sampai penetapan. Kita ingin kampung wisata benar-benar hidup, memiliki aktivitas yang menarik, melibatkan masyarakat, dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Konsep tersebut membuat masyarakat menjadi bagian penting dalam pengembangan kampung wisata. Potensi lokal yang dimiliki setiap kelurahan diharapkan dapat diolah menjadi kegiatan atau produk wisata yang memiliki nilai bagi masyarakat.
Selain menyiapkan lima kampung wisata, Pemerintah Kota Magelang juga menetapkan "Kawan Wisata" sebagai agen wisata di setiap kelurahan. Mereka akan menjadi bagian dari upaya mengenalkan sekaligus mengembangkan potensi wisata di wilayah masing-masing.
Pemetaan Jadi Bagian Persiapan Kampung Wisata
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang Imam Baihaqi mengatakan pemetaan potensi menjadi salah satu bagian dalam persiapan pencanangan kampung wisata.
Kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai konsep pengembangan kampung wisata yang berbasis pada potensi lokal.
Peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut meliputi para lurah, masyarakat pegiat wisata Kota Magelang, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan materi dari sejumlah pihak. Materi disampaikan oleh Wali Kota Magelang, akademisi Universitas Tidar, praktisi Forum Desa Wisata Jawa Tengah, serta Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah.
Melalui proses tersebut, Pemerintah Kota Magelang mendorong setiap kelurahan untuk mulai mengenali kekuatan wilayah masing-masing. Delapan kelurahan yang masuk nominasi selanjutnya masih menjalani proses verifikasi dan penilaian kelayakan sebelum lima di antaranya ditetapkan sebagai kampung wisata.
Pengembangan juga diarahkan agar kampung wisata yang telah ditetapkan nantinya tidak berhenti pada status administratif. Pemerintah Kota Magelang ingin aktivitas wisata, keterlibatan masyarakat, kunjungan, serta transaksi ekonomi dapat tumbuh secara berkelanjutan di kampung wisata tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal layanan SIM Kulonprogo Sabtu 26 September 2026 di MPP dan SIMENOR. Cek lokasi, jam pelayanan, syarat, dan jenis SIM yang dilayani.
Jamsostek Award 2026 DIY memberikan penghargaan kepada pemda, kalurahan, serta perusahaan. Simak daftar lengkap para penerimanya.
Lembah Oya Kedungjati di Selopamioro, Bantul, membuka peluang kerja dan pendapatan bagi pemuda sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
Geely dan NIO memperkuat bisnis baterai dan charging dengan investasi Rp1,7 triliun serta pengembangan teknologi battery swapping.
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.
Dato' Sri Tahir menyebut penunjukannya sebagai anggota Wantimpres Prabowo merupakan suatu kehormatan dan menyerahkan agenda kepada Pratikno.