Remaja di Sragen Ditembak Airsoft Gun, Berujung Pengeroyokan

Tri Rahayu
Tri Rahayu Minggu, 04 Oktober 2026 18:17 WIB
Remaja di Sragen Ditembak Airsoft Gun, Berujung Pengeroyokan

Foto ilustrasi senapan angin dibuat dengan artificial intelligence.

Harianjogja.com, SRAGEN—Perselisihan dua kelompok remaja di jalan ring road utara, tepatnya di Tegrat, Nglorog, Sragen, Jumat (2/10/2026) malam, berujung pada insiden penembakan menggunakan airsoft gun dan pengeroyokan. Seorang remaja mengalami luka tembak di paha, sementara remaja yang membawa airsoft gun justru menjadi korban penganiayaan hingga harus menjalani rawat inap di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro (RSSP) Sragen.

Peristiwa itu bermula ketika dua sepeda motor berpapasan di sebelah barat persimpangan Warung Ayu Nglorog. Masing-masing sepeda motor ditumpangi dua remaja.

Saat berpapasan, terjadi perselisihan di antara kedua kelompok tersebut. Salah satu remaja membawa airsoft gun dan menembakkannya ke arah remaja dari kelompok lawan.

Tembakan tersebut mengenai paha salah satu remaja dan pelurunya bersarang. Dua remaja yang salah satunya terkena tembakan kemudian berbalik mengejar dua remaja yang membawa airsoft gun.

Pengejaran itu berakhir di Tegrat. Kedua kelompok remaja tersebut kemudian terlibat perkelahian, bahkan salah satu remaja sempat jatuh ke saluran air.

Situasi semakin berkembang ketika rombongan remaja lain datang dari arah timur. Mereka terprovokasi dan akhirnya ikut mengeroyok remaja yang membawa airsoft gun.

Polisi Dalami Perkara

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kasatreskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudo Praseno saat dikonfirmasi Espos, Sabtu (3/10/2026) malam, membenarkan adanya insiden tersebut.

Menurut Catur, perkara tersebut sedang ditangani polisi dan masih dalam tahap penyelidikan. Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah pihak yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Dia menjelaskan terdapat dua kelompok remaja yang berseteru. Seluruh pihak yang terindikasi terlibat dalam perkara tersebut disebut masih berusia anak-anak.

“Jadi beberapa pihak sudah kami mintai keterangan. Sementara belum ada yang ditahan. Semua masih dilepaskan karena masih dalam rangka penyelidikan untuk pendalaman kasus. Kami masih mendalami posisi perkara yang jelas seperti apa,” ujar dia.

Remaja Pembawa Airsoft Gun Dirawat

Catur menerangkan salah satu remaja memang mengalami luka tembak di bagian paha. Namun, kondisi remaja tersebut disebut tidak apa-apa.

Di sisi lain, remaja yang membawa airsoft gun justru menjalani rawat inap di RSSP Sragen karena menjadi korban penganiayaan dalam kejadian tersebut.

“Ya karena yang bawa airsoft gun dipukulin bersama-sama. Ceritanya kan sebenarnya ada dua orang, salah satu membawa airsoft gun. Dia menembaki salah satu remaja. Mereka yang terkena tembak mengejar, terus dikeroyok. Akhirnya remaja korban pengeroyokan dibawa ke rumah sakit,” jelas dia.

Polisi telah mengamankan senjata airsoft gun yang digunakan dalam kejadian tersebut. Penanganan perkara dilakukan oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).

Catur mengatakan seluruh remaja yang terlibat masih menjalani proses profiling. Polisi masih mendalami posisi perkara secara menyeluruh untuk menentukan duduk persoalan dalam insiden tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Espos

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online