Lewat BRILink, Sri Mampu Kembangkan Usaha Sambil Layani Kebutuhan Warga
Sri Asih mengembangkan toko sembako di Kutoarjo sekaligus menjadi AgenBRILink sejak 2017 untuk melayani transfer dan tarik tunai warga.
Lili, pemilik Depot Yamie Ayam Anugerah di Kutoarjo, Purworejo.ist
Harianjogja.com, KUTOARJO—Pembayaran digital semakin menjadi bagian dari aktivitas usaha sehari-hari, termasuk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bagi Lili, pemilik Depot Yamie Ayam Anugerah di Kutoarjo, Purworejo, penggunaan QRIS membantu mempermudah transaksi sekaligus mengurangi kerepotan saat melayani pelanggan.
Lili mulai menggunakan QRIS BRI sejak Februari 2026. Melalui metode pembayaran tersebut, pelanggan dapat membayar pesanan dengan memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran digital atau mobile banking.
Depot Yamie Ayam Anugerah yang beralamat di Jalan Senepo Tengah No. 51, Kutoarjo, Jawa Tengah, kini melayani pembayaran nontunai sebagai alternatif bagi pelanggan yang tidak membawa uang tunai.
Menurut Lili, salah satu manfaat yang paling terasa adalah proses pembayaran menjadi lebih praktis. Ia tidak perlu selalu menyiapkan uang kembalian, sementara transaksi yang masuk juga lebih mudah dipantau.
“Saya pakai QRIS BRI karena lebih praktis dan memudahkan pelanggan saat bayar. Jadi, pelanggan nggak harus selalu pakai uang tunai, dan saya juga nggak repot menyiapkan uang kembalian. Saya juga merasa lebih mudah mengecek uang yang masuk, jadi lebih nyaman saat menjalankan usaha,” ujar Lili, melalui keterangan persnya, Kamis (29/10/2026).
Ia mengatakan, penggunaan pembayaran digital juga mendapat respons positif dari pelanggan. Kemudahan transaksi menjadi pertimbangan bagi konsumen yang sudah terbiasa menggunakan layanan digital untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Respons pelanggan cukup baik, karena mereka merasa lebih mudah dan praktis saat membayar. Menurut saya, jangan takut untuk mencoba transaksi digital, karena sekarang penggunaannya mudah dan praktis,” tambahnya.
BRI Dorong Digitalisasi Transaksi UMKM
Branch Office Head BRI Kutoarjo, Tri Suseno, mengatakan pemanfaatan QRIS merupakan salah satu upaya BRI memperluas akses layanan keuangan digital bagi pelaku UMKM. Digitalisasi pembayaran diharapkan membantu usaha memberikan pelayanan yang lebih praktis sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
“BRI terus mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan layanan digital, seperti QRIS BRI, agar transaksi usaha menjadi lebih praktis, cepat, dan efisien. Kami melihat perkembangan penggunaan layanan digital di wilayah Kutoarjo cukup baik, seiring semakin banyaknya pelaku usaha dan masyarakat yang mulai menggunakan pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari,” kata Tri.
Selain kemudahan transaksi, keamanan juga menjadi perhatian dalam penggunaan layanan keuangan digital. BRI mengimbau nasabah untuk menjaga kerahasiaan PIN dan kata sandi, tidak membagikan kode One-Time Password (OTP) kepada siapa pun, serta mewaspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pihak lain.
Tri menegaskan, perluasan penggunaan transaksi digital perlu diimbangi dengan pemahaman masyarakat mengenai keamanan data pribadi.
“Perluasan penggunaan transaksi digital perlu berjalan seiring dengan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai keamanan bertransaksi. Karena itu, BRI tidak hanya mendorong pemanfaatan QRIS, tetapi juga mengingatkan nasabah untuk selalu menjaga data pribadi dan tidak memberikan informasi rahasia kepada pihak lain,” ujarnya.
BRI Kutoarjo berharap semakin banyak pelaku UMKM dan masyarakat yang memanfaatkan layanan pembayaran digital. Bagi pelaku usaha, kemudahan transaksi dapat menjadi salah satu langkah untuk menyesuaikan pelayanan dengan kebiasaan konsumen yang terus berkembang.
Pengalaman Lili di Depot Yamie Ayam Anugerah menunjukkan bagaimana pembayaran digital dapat dimanfaatkan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Selain memberi pilihan pembayaran kepada pelanggan, pencatatan transaksi yang lebih mudah juga dapat membantu pelaku UMKM memantau penerimaan usaha.
Melalui perluasan penggunaan QRIS dan edukasi keamanan transaksi, BRI berupaya mendukung pemanfaatan layanan keuangan digital di kalangan UMKM serta perkembangan ekosistem ekonomi digital di Kutoarjo dan sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Asih mengembangkan toko sembako di Kutoarjo sekaligus menjadi AgenBRILink sejak 2017 untuk melayani transfer dan tarik tunai warga.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB. Cek jadwal di setiap stasiun.
adwal KRL Jogja-Solo Jumat, 30 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Tiket konser Syahrini Rp35 juta menawarkan akses VIP, lounge khusus, sesi after-show, dan merchandise eksklusif. Kuotanya sekitar 40 orang.
Bakmi godog hangat dan suasana sawah menjadi daya tarik Sajian Kembang Turi di Turi, Sleman, untuk wisata kuliner keluarga saat musim hujan.
KAI menyiapkan extra seat diskon 50% untuk perjalanan kereta tertentu. Simak rencana penerapan, syarat pembelian, dan ketentuannya.