Tabrak Lari di Solo Berujung Amuk Massa, Dua Pelaku Ditangkap
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Ilustrasi penganiayaan./Pixabay
Harianjogja.com, KLATEN—Seorang perempuan asal Ambarawa diduga menjadi korban penganiayaan dan perampasan serta dibuang di wilayah Desa Troso, Kecamatan Karanganom, Klaten.
Korban berinisial H, 43, ditemukan berlumuran darah dan mengalami luka pada bagian kepala serta wajah.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (23/12/2024) dini hari di jalan desa wilayah Desa Troso, Kecamatan Karanganom. Korban yang seorang diri mendatangi rumah salah satu warga tak jauh dari lokasi kejadian.
Kapolsek Karanganom Klaten AKP Panut Haryono membenarkan peristiwa itu. Polsek menerima informasi itu setelah salah satu warga melaporkan ada seseorang yang mengetuk pintu dan meminta bantuan dengan kondisi luka-luka.
“Sekitar pukul 04.00 WIB kami menerima laporan dari warga yang didatangi oleh seseorang kondisinya luka-luka. Kemudian kami cek ke TKP, kami antar berobat ke RS PKU Muhammadiyah Jatinom,” kata Panut, Selasa (24/12/2024).
Anggota Polsek Karanganom kemudian mengecek lokasi kejadian. Di sekitar lokasi kejadian ditemukan ceceran darah. Selain di tepi jalan, ceceran darah juga ditemukan di pinggir selokan.
BACA JUGA: Seorang Pria di Ngampilan Jogja Bacok Istri dan Pamannya dengan Golok
Panut menjelaskan lokasi ceceran darah dengan rumah warga yang diketuk pintu oleh korban sekitar 100 meter. Dia mengungkapkan setelah korban tersadar, korban mengungkapkan sebelumnya bertemu dengan teman kencan yang dia kenal melalui salah satu aplikasi percakapan.
Mereka kemudian bertemu dan menginap di salah satu hotel yang berada di wilayah Kecamatan Ceper. Sekitar pukul 00.15 WIB, H diajak keluar oleh terduga pelaku dengan alasan mencari makan mengendarai sepeda motor milik korban.
Sesampainya di lokasi kejadian, korban dipukuli oleh pelaku hingga tak sadarkan diri. Setelah itu, dia ditinggalkan di lokasi kejadian.
Sejumlah barang milik korban raib. Barang-barang tersebut yakni sepeda motor matik, ponsel serta sejumlah perhiasan seperti gelang dan cincin. Sementara itu, kondisi korban terus membaik. “Untuk pelaku masih dalam lidik,” kata Panut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
11 manfaat beras kencur untuk kesehatan, mulai dari menambah nafsu makan, menjaga stamina, hingga membantu tidur lebih nyenyak.
Sekawan Limo 2 Gunung Klawih tembus 212 ribu penonton di hari pertama, catat rekor box office Indonesia 2026.
Ngecas mobil listrik semalaman aman berkat BMS, bahkan lebih baik untuk baterai dibanding fast charging menurut studi Geotab.
Pelatih Malaysia Nafuzi Zain soroti kekuatan Timnas Indonesia di Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 yang disebut sangat ketat.
Polres Kulonprogo memperketat pengawasan pupuk subsidi untuk mencegah penyelewengan dan memastikan distribusi tepat sasaran.