MAXI Yamaha Day 2026 Tawangmangu Satukan Ratusan Bikers Jateng
MAXI Yamaha Day 2026 di Tawangmangu diikuti lebih dari 700 bikers dan ribuan pengunjung, menghadirkan touring, hiburan, serta aksi sosial.
Program CSR “Berbakti untuk Negeri, PLN Kembangkan Padat Karya Berbasis Wirausaha Kopi di Solo Raya/Istimewa
SOLO—PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui berbagai inisiatif tanggung jawab sosial dan lingkungan. Melanjutkan kesuksesan program sebelumnya, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta kembali menggelar program CSR “PLN Berbakti untuk Negeri” dengan menghadirkan Pelatihan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Keterampilan Barista.
BACA JUGA: Manchester United Gagal Raih Juara
Pelatihan batch kedua yang dimulai sejak 17 April 2025 ini kembali difokuskan pada pengembangan keterampilan padat karya di sektor wirausaha kopi. Program ini bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bunga Kantil Surakarta.
Sebanyak 30 peserta usia produktif (21–35 tahun) dari berbagai komunitas, termasuk penyandang tuna rungu/wicara dan anggota karang taruna, mengikuti pelatihan intensif selama 35 hari. Mereka dibekali keterampilan teknis barista, kewirausahaan, dan manajerial melalui metode belajar aktif: mulai dari teori, diskusi, demonstrasi, hingga praktik langsung bersama pengajar profesional.
Melalui program ini, PLN tak hanya mendorong peningkatan kualitas SDM lokal, tetapi juga menggerakkan ekonomi komunitas lewat pendekatan padat karya berbasis kewirausahaan kopi. Peserta yang lulus akan menerima sertifikat barista dan bantuan fasilitas usaha untuk memulai bisnis secara mandiri. Harapannya, peluang kerja di sektor informal yang kian berkembang dapat dimaksimalkan oleh generasi muda.
General Manager PLN UID Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap sosial dan lingkungan, sekaligus aksi nyata untuk mewujudkan mimpi anak muda berwirausaha.
“Sebagai perusahaan milik negara, PLN tak hanya hadir lewat listrik, tetapi juga membawa energi untuk memajukan masyarakat. Program padat karya seperti ini kami yakini mampu membuka masa depan baru bagi generasi muda yang mungkin tak punya akses ke pendidikan formal, tetapi memiliki semangat besar untuk mandiri,” jelas Sugeng.
Kepala PKBM Bunga Kantil, Wulan Prasetyoningsih, S.TP., menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini.
“Atas nama PKBM Bunga Kantil Surakarta, kami sangat berterima kasih atas dukungan PLN sehingga pelatihan barista ini bisa terlaksana. Harapannya, program ini tak berhenti di sini, tetapi terus berkembang agar manfaatnya makin luas,” ungkap Wulan.
Sugeng menambahkan, pelatihan barista ini diharapkan bukan sekadar program jangka pendek, melainkan langkah strategis menciptakan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan di Solo Raya. Lewat program ini, PLN ingin menumbuhkan semangat kemandirian, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan di kalangan anak muda, sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai pilar ekonomi lokal.
“Ke depan, kami ingin peserta pelatihan tumbuh menjadi pelaku usaha kopi yang kompeten dan berdaya saing. Di sisi lain, program ini juga menjadi bukti nyata bahwa PLN sebagai BUMN tak hanya menyediakan energi, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis dalam pembangunan masyarakat, pendidikan, dan pemberdayaan komunitas,” pungkas Sugeng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MAXI Yamaha Day 2026 di Tawangmangu diikuti lebih dari 700 bikers dan ribuan pengunjung, menghadirkan touring, hiburan, serta aksi sosial.
Perempuan masih mendominasi pemohon AK-1 di Sleman seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja industri garmen.
Tiga penyebab WiFi lemot di rumah modern yang sering terabaikan serta cara mengatasinya agar koneksi lebih stabil.
Korea Selatan vs Meksiko di Piala Dunia 2026 jadi laga krusial Grup yang berpotensi menentukan tiket awal ke babak 32 besar.
Bakamla RI lirik DIY sebagai titik strategis pengawasan Laut Selatan dalam sistem keamanan maritim nasional terintegrasi.
Kanada vs Qatar di Piala Dunia 2026 jadi laga krusial Grup B dengan peluang seimbang dan tekanan besar bagi kedua tim.