Kuota LPG 3 Kg Turun Jadi 8 Juta Ton, Ini Energi Penggantinya
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
Deretan motor berknalpot brong yang terjaring razia balap liar diamankan di halaman Kapolsek Kartasura, Sabtu (4/10/2025) dini hari. (Istimewa/Humas Polres Sukoharjo)
Harianjogja.com, SUKOHARJO—Aparat Polsek Kartasura, Sukoharjo menggelar razia balap liar, Sabtu (4/10/2025) dini hari. Sebanyak belasan remaja diamankan dan polisi menyita 15 sepeda motor. Polisi juga memberi pembinaan kepada para remaja untuk mengganti knalpot brong dengan knalpot spesifikasi standar.
Informasi yang dihimpun Espos, Sabtu, aparat Polsek Kartasura melakukan patroli keliling pada malam hari. Patroli keliling dilakukan guna menindaklanjuti keluhan masyarakat dan pengguna jalan yang resah dengan maraknya aksi balap liar pada akhir pekan.
Polisi lantas menyisir ruas Jl Ahmad Yani dan Jl Diponegoro, Kartasura. Kedua ruas jalan itu kerap menjadi lokasi balap liar jalanan. Benar saja, polisi mendapati belasan remaja dengan sepeda motor berknalpot brong diduga hendak melakukan aksi balap liar.
"Jumlah motor berknalpot brong yang disita sebanyak 15 unit. Knalpot brong dan balap liar bukan hanya persoalan hukum. Melainkan kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan. Aksi balap liar mengganggu kenyamanan masyarakat dan berpotensi memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas," kata Kapolsek Kartasura, AKP Tugiyo, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, kepada wartawan.
Mayoritas pelaku aksi balap liar menggunakan knalpot brong. Suara knalpot brong memekakkan telinga sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat yang tengah beristirahat pada malam hari. Karena itu, para pemilik motor diminta mengganti knalpot brong dengan knalpot yang sesuai spesifikasi standar.
"Mereka juga diberi edukasi agar tidak mengulangi perbuatannya. Aksi kebut-kebutan di jalan tidak hanya merugikan diri sendiri melainkan pengguna jalan lainnya," ujar dia.
Dalam kesempatan itu, petugas juga mendapati sejumlah remaja yang tengah nongkrong hingga larut malam. Mereka juga diberi edukasi agar segera pulang ke rumah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Kami berharap pengguna jalan lebih tertib berlalu lintas. Kesadaran untuk mematuhi aturan lalu lintas tumbuh sendiri bukan karena takut diberi sanksi," urai Kapolsek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah Rp132.850 per kg, telur ayam Rp32.150, serta harga beras, daging, gula, dan minyak goreng.
Kemenkes mengusulkan standar tarif pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji mulai Rp800.000 untuk mengurangi ketimpangan biaya dan memperketat istithaah.
Bareskrim Polri menggerebek sembilan sarang narkoba di Sumatera Utara, mengamankan 36 orang, serta menyita sabu dan barang bukti lainnya.
DPRD DIY menyoroti rencana pengalihan gaji PPPK ke APBN yang berpotensi mengurangi DAU dan manfaat bagi anggaran daerah.
Kemnaker menargetkan 70% lulusan pelatihan vokasi bekerja melalui transformasi BPVP, pelatihan sesuai kebutuhan industri, dan pelacakan alumni.