Ukraina Jadi Medan Tempur 7.000 Tentara Asing dari 70 Negara
Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia menyebut sekitar 7.000 tentara asing dari lebih 70 negara ikut berperang di pihak Ukraina.
Logo Partai Gerindra/istimewa
Harianjogja.com, SEMARANG—Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono memberikan arahan khusus kepada kepala daerah (kada) kader partai tersebut untuk menyukseskan program-program kerakyatan Presiden RI yang juga Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.
Ada puluhan kepala daerah yang dikumpulkan di Kantor DPD Gerindra Jateng, Semarang, Sabtu, seperti Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Wali Kota Solo Respati Adi, Bupati Jepara Witiarso Utomo, dan beberapa kepala daerah lain.
Ia meminta gubernur, wali kota, dan bupati dari Gerindra untuk memantau dan menyukseskan program unggulan Prabowo supaya berjalan dengan baik dan bermanfaat untuk masyarakat Jateng.
"Arahannya adalah bagaimana program pemerintah pusat yang menyasar masyarakat di bawah ini lancar, enggak ada masalah, dan kemudian bisa diterima dengan baik manfaatnya oleh masyarakat," kata pria yang juga menjabat Wakil Menteri Pertanian tersebut.
Adapun sejumlah program yang menjadi atensi khusus, di antaranya makan bergizi gratis (MBG), sekolah rakyat, cek kesehatan gratis, koperasi desa/kelurahan merah putih, hingga swasembada pangan.
Terkait MBG, ia mencontohkan bahwa kepala daerah diminta untuk mengawasi kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar menu makanan yang diterima oleh penerima manfaat kondisi dan kualitasnya baik.
"Kami dorong supaya terlibat aktif dalam rangka pengawasan, dalam rangka koordinasi dan seterusnya untuk memastikan program berjalan dengan lancar, barang atau makanan diterima dengan baik, kualitasnya baik dan 'zero incident'," katanya.
Tak hanya kepala daerah, anggota DPRD kabupaten/kota dan Provinsi Jateng, serta pengurus dan kader Gerindra se-Jateng juga diarahkan untuk mengawal program-program unggulan pemerintahan Prabowo.
Sudaryono berharap keterlibatan aktif dari seluruh kader Gerindra bisa mencegah masalah yang berpotensi terjadi, misalnya kasus siswa keracunan pada program MBG dan siswa yang kabur pada program sekolah rakyat.
"Termasuk, Koperasi Desa Merah Putih, ketahanan pangan, irigasi sawah, serapan gabah Bulog, dan program-program yang digagas dan menjadi program unggulan dari pemerintah pusat ini," ungkap dia.
Menurut dia, program yang dicanangkan Presiden Prabowo bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat sehingga harus benar-benar dikawal dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat.
"Kami pastikan kepala daerah dan legislatifnya itu sinergi supaya program itu bisa memberikan manfaat yang besar bagi rakyat, meminimalisir sebisa mungkin 'incident', tanpa ada menimbulkan masalah-masalah yang lama terulang maupun yang baru," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia menyebut sekitar 7.000 tentara asing dari lebih 70 negara ikut berperang di pihak Ukraina.
Kejagung menyita Rp401 miliar dari PT CNI terkait dugaan korupsi tata kelola nikel 2017–2020. Uang dititipkan di RPL Bank Mandiri.
Regol Ayom di sirip Malioboro menyulitkan pengguna kursi roda. Pemda DIY akan mengevaluasi desain portal agar akses difabel tetap tersedia.
Praperadilan Febrie Adriansyah ditolak PN Jaksel. Hakim membeberkan pertimbangan soal penetapan tersangka, penggeledahan, hingga TPPU.
Djokovic tersingkir di babak pertama US Open 2026 setelah kalah dari Mariano Navone. Kondisi fisik membuatnya gagal mempertahankan keunggulan.
Pasar tradisional Bantul menghadapi penurunan aktivitas. Pemkab menggerakkan ASN berbelanja setiap Jumat untuk menghidupkan ekonomi pasar.