129 Korban Kapal Virgo Belum Ditemukan, Basarnas Kerahkan Kopaska
Basarnas mengerahkan Kopaska, BSG, dan KRI Canopus untuk mencari 129 korban Kapal Virgo Transport 8 yang belum ditemukan.
Kondisi bangunan ambruk di Ponpes Al Khoziny Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. /Antara.
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Santri Pondok Pesantren Tahfidz Al Musthofa Tebuireng 16 Temanggung menggelar shalat gaib untuk korban mushola ambruk di Ponpes Al Khoziny Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Pengasuh Ponpes Al Musthofa Tebuireng 16 KH Agus Ahmad Yani di Temanggung, Minggu, menyampaikan kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan mendalam atas musibah ambruknya mushola di Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo. Musibah tersebut menyebabkan sejumlah santri meninggal dunia dan mengalami luka-luka.
Suasana haru dan khidmad menyelimuti pelaksanaan doa bersama tersebut. Para santri tampak larut dalam lantunan tahlil dan doa, menegaskan eratnya ikatan persaudaraan dan kepedulian antarpondok pesantren di seluruh Indonesia.
Dalam doanya, Kiai Agus memohon agar para santri yang meninggal dunia dapat memperoleh husnul khotimah dan syahid karena wafat saat menuntut ilmu dan beribadah.
"Musibah ini adalah duka kita bersama, duka seluruh keluarga besar pesantren. Melalui Shalat Ghaib dan tahlil ini, kita mendoakan saudara-saudara kita di Sidoarjo," katanya.
Ia juga menyampaikan doa khusus bagi korban selamat, tim evakuasi, dan keluarga yang ditinggalkan.
"Kami berharap, semoga santri yang mengalami luka-luka segera diberikan kesembuhan total. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga tetap tabah dan sabar menerima takdir Allah SWT. Kami juga mendoakan tim SAR dan relawan agar diberi keselamatan dan kelancaran dalam proses evakuasi," katanya.
Ia yang juga seorang sarjana teknik sipil, tidak hanya memimpin doa, tetapi turut menyoroti pentingnya aspek teknis dalam pembangunan fasilitas pesantren.
"Kejadian ini harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, saya mengingatkan konstruksi bangunan harus benar-benar sesuai dengan spesifikasi dan standarisasi teknik sipil yang berlaku," katanya.
Dia menekankan, perencanaan matang, pemilihan material yang berkualitas, dan pengawasan pembangunan yang ketat adalah kunci untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi santri saat menempati gedung.
"Fungsi bangunan, terutama yang dipakai ratusan santri, harus aman. Perhitungan struktur tidak boleh diabaikan. Keselamatan adalah prioritas utama," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Basarnas mengerahkan Kopaska, BSG, dan KRI Canopus untuk mencari 129 korban Kapal Virgo Transport 8 yang belum ditemukan.
HMI Jogjakarta menggelar aksi di Polda DIY, menuntut penanganan serius kasus dugaan kekerasan seksual di Ponpes Ash-Sholihah Sleman.
BMKG mengingatkan potensi gelombang laut hingga 4 meter di sejumlah perairan Indonesia pada 14-17 September. Pelaku pelayaran diminta waspada.
Disdukcapil Kulonprogo mengingatkan warga soal penipuan aktivasi IKD yang meminta Rp10.000, nomor rekening hingga kode OTP.
Gempa M5,6 mengguncang barat daya Bayah Banten pada Senin sore. BMKG memastikan gempa berkedalaman 10 km itu tak berpotensi tsunami.
JNE menggandeng visual artist Muklay menyulap armada pengiriman menjadi galeri seni berjalan jelang HUT ke-36 bertema “Melesat Hebat”.