650 Orang Berebut Posisi Volunteer MIF 2026 di Mandalika
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Ketua KDMP Bengkal, Temanggung, Pracoyo. ANTARA/Heru Suyitno
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Upaya menekan gejolak harga elpiji subsidi di tingkat desa mulai diperkuat seusai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Bengkal, Temanggung, berkolaborasi dengan PT Pertamina untuk mendistribusikan elpiji subsidi 3 kilogram secara langsung kepada warga sesuai harga eceran tertinggi (HET).
Ketua KDMP Bengkal, Pracoyo, menjelaskan koperasi yang dipimpinnya kini berperan sebagai subpangkalan elpiji subsidi. Skema ini dirancang untuk memperluas jangkauan distribusi agar lebih merata, tepat sasaran, serta menjaga harga tetap stabil di angka Rp18.000 per tabung sesuai ketentuan.
Menurut Pracoyo, penyaluran elpiji bersubsidi kerap memunculkan persoalan di lapangan. Selain lemahnya pengawasan, penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berhak juga masih terjadi, sehingga pasokan tidak jarang tersendat.
Hambatan distribusi tersebut berujung pada kelangkaan di tingkat masyarakat desa. Kondisi ini kemudian memicu lonjakan harga di luar kendali, bahkan melampaui harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah.
“Karena itu kami menggandeng Pertamina untuk mengambil peran dalam mendistribusikan gas elpiji subsidi tiga kilogram,” tutur Pracoyo di Temanggung, Kamis (22/1).
Ia menegaskan harga elpiji subsidi di KDMP Bengkal dipatok Rp18.000 per tabung karena dalam skema ini tidak ada penambahan rantai distribusi baru yang berpotensi memunculkan selisih harga.
Keberadaan elpiji subsidi di koperasi desa ini, lanjut dia, memberi kemudahan langsung bagi warga, terutama karena harga yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan harga di pasaran.
“Kalau di koperasi, kami menjual gas elpiji tiga kilogram ini Rp18 ribu per tabung, sedangkan kalau di luar mungkin sudah mencapai Rp20 ribu lebih,” katanya, sembari menyebut model distribusi ini diharapkan mampu menjaga keterjangkauan elpiji subsidi bagi masyarakat desa Bengkal dan sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.