Rekening PPPK dan OB Dipakai Menampung Uang Korupsi Muara Enim
KPK mengungkap rekening PPPK dan office boy diduga dipakai menampung uang korupsi kasus pengadaan di Muara Enim. Barang bukti Rp1,9 miliar disita.
Identitas Kependudukan Digital (IKD) - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SOLO — Inspektorat Kota Solo mulai menyelidiki dugaan penyebaran data pribadi mantan pebalap Formula 1 (F1), Rio Haryanto, yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai Pemerintah Kota Solo. Aduan tersebut dilaporkan seorang warganet kepada Wali Kota Solo, Respati Ardi, belum lama ini.
Inspektur Kota Solo Arif Darmawan mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan sedang melakukan penelusuran awal.
“Gih, baru kita identifikasi untuk ditindaklanjuti,” ujar Arif Darmawan melalui pesan WhatsApp kepada Espos, Rabu (18/2/2026) siang.
Kasus ini mencuat setelah akun Instagram @surakartakita mengunggah tangkapan layar aduan dari warganet pemilik akun @abeliaelora. Dalam aduan tersebut disebutkan adanya dugaan pegawai Pemerintah Kota Surakarta yang membagikan data pribadi warga ke media sosial.
Pemilik akun @abeliaelora menuliskan bahwa pegawai yang diadukan kerap mengunggah aktivitas pekerjaan yang berkaitan dengan data warga tanpa penyamaran. Salah satu unggahan yang disorot adalah dokumen pengantar atas nama Rio Haryanto dari salah satu kelurahan di Kecamatan Laweyan, Kota Solo, yang dibagikan melalui fitur cerita (story).
Dalam aduannya, ia mempertanyakan apakah pegawai pemerintah diperbolehkan menyebarluaskan dokumen resmi yang memuat data pribadi warga ke ruang publik.
Aduan tersebut langsung mendapat respons dari Wali Kota Solo Respati Ardi. Melalui kolom komentar, Respati menyatakan pihak terkait tengah menindaklanjuti laporan tersebut. Respons cepat itu diapresiasi oleh pemilik akun @abeliaelora, yang juga menyampaikan permohonan maaf karena aduan tersebut muncul di tengah peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-281 Kota Solo.
Ia berharap ke depan tidak ada lagi pegawai Pemerintah Kota Solo yang menyebarkan data pribadi warga. Menurutnya, praktik semacam itu sangat disayangkan dan berpotensi melanggar hak privasi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
KPK mengungkap rekening PPPK dan office boy diduga dipakai menampung uang korupsi kasus pengadaan di Muara Enim. Barang bukti Rp1,9 miliar disita.
BMKG memprakirakan hujan petir berpotensi terjadi di sejumlah kota besar pada Minggu. Jakarta, Bandung, hingga Pekanbaru diprediksi diguyur hujan ringan.
Penyaluran rumah subsidi FLPP 2026 mencapai 77.532 unit atau 22,15 persen dari target. Generasi muda usia 19–25 tahun menjadi penerima terbanyak.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress 14 Juni 2026 dari Stasiun Tugu ke Bandara YIA. Perjalanan non-stop hanya 35-40 menit dengan tarif Rp50.000.
Harga emas Pegadaian hari ini, Minggu 14 Juni 2026, menunjukkan emas Antam naik ke Rp2,82 juta per gram, sedangkan UBS dan Galeri24 stabil.
Kementerian PU mengalokasikan Rp1,65 triliun untuk program infrastruktur berbasis masyarakat di 4.127 lokasi pada 2027 guna mendukung irigasi, air minum.