KPK Surati Panglima TNI soal Kasus BNPB, Begini Respons TNI
TNI akan menindaklanjuti informasi KPK soal dugaan dua prajurit aktif terlibat korupsi dana siap pakai BNPB untuk penanganan bencana.
Tim SAR gabungan evakuasi salah satu korban lahar dingin yang ditemukan telah meninggal dunia di Magelang, Rabu (4/3/2026). ANTARA/Heru Suyitno
Harianjogja.com, MAGELANG–Operasi kemanusiaan di lereng Gunung Merapi membuahkan hasil setelah tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi dua jenazah yang terjebak di tengah material vulkanik.
Memasuki hari kedua pencarian korban lahar hujan Merapi di aliran Sungai Senowo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, petugas menemukan jasad korban di antara bebatuan besar dengan kondisi yang memprihatinkan pada Rabu (4/3/2026).
Identitas kedua korban yang telah ditemukan tersebut adalah Heru Setyawan (25), warga Krinjing, dan Arif Fuad Hasan (26), pemuda asal Ngargosoko, Srumbung.
Lokasi penemuan jasad berada sekitar tiga kilometer dari titik awal kejadian, di mana arus kuat banjir lahar dingin menyeret mereka saat hujan lebat mengguyur kawasan puncak pada Selasa (3/3/2026) sore sekitar pukul 15.30 WIB.
“Dari informasi yang kami terima ada empat korban yang dilaporkan hilang. Alhamdulillah, hari ini sudah ditemukan dua korban. Pencarian terhadap dua korban lainnya masih terus dilakukan,” terang Koordinator Unit Siaga SAR Borobudur, Arif Yulianto, Rabu.
Guna mempercepat proses evakuasi, kekuatan personel dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) yang menyisir radius hingga empat kilometer, termasuk melibatkan unit anjing pelacak K9 milik Polresta Magelang untuk mendeteksi keberadaan dua korban lahar Merapi yang masih hilang.
SRU pertama fokus melakukan penyisiran bersama unit K9, sementara SRU kedua bergerak dari lokasi awal kendaraan terjerat hingga area Dam 1. Adapun SRU ketiga menyisir sektor hilir mulai dari Dam 1 menuju Dam 2 hingga berakhir di wilayah Bendo untuk memastikan tidak ada korban lahar Merapi yang tertimbun material pasir di sepanjang aliran sungai tersebut.
Selain menelan korban jiwa, terjangan arus sungai ini juga menimbulkan dampak kerusakan material yang cukup parah di lokasi penambangan.
Berdasarkan pendataan sementara, terdapat tiga unit truk yang dilaporkan hanyut terseret arus, sedangkan 12 truk lainnya terjebak di tengah aliran, serta dua alat berat jenis ekskavator yang hingga kini masih terpendam material pasir dan batu dan belum bisa dievakuasi.
Total terdapat enam warga yang mengalami luka-luka akibat kejadian ini, dengan dua di antaranya masih mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Muntilan. Operasi terpadu yang melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, serta relawan lintas komunitas terus dioptimalkan untuk menemukan sisa korban lahar Merapi, sembari mengimbau para penambang dan masyarakat di sekitar bantaran sungai untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan jika cuaca di puncak kembali memburuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
TNI akan menindaklanjuti informasi KPK soal dugaan dua prajurit aktif terlibat korupsi dana siap pakai BNPB untuk penanganan bencana.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengajak calon kades di 49 desa menjaga persaudaraan, menolak politik uang, dan mewujudkan Pilkades damai 2026.
Menaker Yassierli menyebut pembahasan UMP 2027 akan melibatkan LKS Tripnas dan Depenas. KSPI mengusulkan kenaikan 7,5%-9,5%.
Sebanyak 1.240 santri di Sleman menggelar salat istisqa saat Hari Santri 2026. BAZNAS Sleman juga menyalurkan bantuan kepada 33 pesantren.
Bareskrim Polri menangkap empat orang dalam kasus dugaan judi online Boxkia.com. Penyidik menelusuri transaksi dan aliran dana situs tersebut.
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mewaspadai kolektivitas dan pertahanan Persik Kediri yang baru kebobolan tiga gol dalam lima laga.