Puan Sebut Kehadiran Prabowo di DPR Jadi Momentum Strategis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
Tim SAR gabungan evakuasi salah satu korban lahar dingin yang ditemukan telah meninggal dunia di Magelang, Rabu (4/3/2026). ANTARA/Heru Suyitno
Harianjogja.com, MAGELANG–Operasi kemanusiaan di lereng Gunung Merapi membuahkan hasil setelah tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi dua jenazah yang terjebak di tengah material vulkanik.
Memasuki hari kedua pencarian korban lahar hujan Merapi di aliran Sungai Senowo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, petugas menemukan jasad korban di antara bebatuan besar dengan kondisi yang memprihatinkan pada Rabu (4/3/2026).
Identitas kedua korban yang telah ditemukan tersebut adalah Heru Setyawan (25), warga Krinjing, dan Arif Fuad Hasan (26), pemuda asal Ngargosoko, Srumbung.
Lokasi penemuan jasad berada sekitar tiga kilometer dari titik awal kejadian, di mana arus kuat banjir lahar dingin menyeret mereka saat hujan lebat mengguyur kawasan puncak pada Selasa (3/3/2026) sore sekitar pukul 15.30 WIB.
“Dari informasi yang kami terima ada empat korban yang dilaporkan hilang. Alhamdulillah, hari ini sudah ditemukan dua korban. Pencarian terhadap dua korban lainnya masih terus dilakukan,” terang Koordinator Unit Siaga SAR Borobudur, Arif Yulianto, Rabu.
Guna mempercepat proses evakuasi, kekuatan personel dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) yang menyisir radius hingga empat kilometer, termasuk melibatkan unit anjing pelacak K9 milik Polresta Magelang untuk mendeteksi keberadaan dua korban lahar Merapi yang masih hilang.
SRU pertama fokus melakukan penyisiran bersama unit K9, sementara SRU kedua bergerak dari lokasi awal kendaraan terjerat hingga area Dam 1. Adapun SRU ketiga menyisir sektor hilir mulai dari Dam 1 menuju Dam 2 hingga berakhir di wilayah Bendo untuk memastikan tidak ada korban lahar Merapi yang tertimbun material pasir di sepanjang aliran sungai tersebut.
Selain menelan korban jiwa, terjangan arus sungai ini juga menimbulkan dampak kerusakan material yang cukup parah di lokasi penambangan.
Berdasarkan pendataan sementara, terdapat tiga unit truk yang dilaporkan hanyut terseret arus, sedangkan 12 truk lainnya terjebak di tengah aliran, serta dua alat berat jenis ekskavator yang hingga kini masih terpendam material pasir dan batu dan belum bisa dievakuasi.
Total terdapat enam warga yang mengalami luka-luka akibat kejadian ini, dengan dua di antaranya masih mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Muntilan. Operasi terpadu yang melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, serta relawan lintas komunitas terus dioptimalkan untuk menemukan sisa korban lahar Merapi, sembari mengimbau para penambang dan masyarakat di sekitar bantaran sungai untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan jika cuaca di puncak kembali memburuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.