Advertisement

Pantauan Jalur Selatan Jateng Pemudik Mulai Padati Simpang Wangon

Newswire
Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:17 WIB
Maya Herawati
Pantauan Jalur Selatan Jateng Pemudik Mulai Padati Simpang Wangon Arus kendaraan yang melintasi jalur selatan Jawa Tengah di Simpang Wangon, Kabupaten Banyumas, pada H-7 Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (14/3/2026). ANTARA - Sumarwoto

Advertisement

Harianjogja.com, BANYUMAS—Arus mudik Lebaran di jalur selatan Jawa Tengah (Jateng) mulai terlihat pada H-7 Idulfitri 1447 Hijriah. Sejumlah pemudik dari berbagai daerah mulai melintasi jalur selatan dan jalur tengah Jateng meskipun volume kendaraan yang melintas masih relatif lengang pada Sabtu (14/3/2026) pagi.

Pergerakan pemudik tersebut terpantau di Simpang Wangon di Kabupaten Banyumas yang menjadi salah satu titik pertemuan jalur strategis. Jalur ini menghubungkan rute Bandung–Jogja melalui jalur selatan Jateng serta jalur tengah yang mengarah ke wilayah Purwokerto dan Wonosobo.

Advertisement

Pantauan di lokasi menunjukkan arus kendaraan yang melintas di jalur selatan Jateng masih didominasi kendaraan warga lokal dari wilayah Banyumas dan Cilacap.

Meski demikian, sejumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor maupun mobil pribadi dengan pelat nomor dari beberapa daerah di Jawa Barat mulai terlihat melintas menuju arah timur atau Jogja.

Kendaraan tersebut antara lain berasal dari Bandung dengan pelat nomor polisi D, wilayah Priangan Timur dengan pelat nomor Z, Purwakarta dengan pelat nomor T, serta Bogor dengan pelat nomor F.

Sementara itu, jalur Bumiayu–Ajibarang–Wangon yang menghubungkan jalur pantura dengan jalur tengah Jateng (Ajibarang–Purwokerto–Banyumas–Wonosobo) maupun jalur selatan juga mulai dilalui pemudik bersepeda motor dari wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan pelat nomor B.

Kondisi infrastruktur jalan di kawasan tersebut juga terpantau mendukung kelancaran arus mudik. Ruas jalan dari Simpang Wangon hingga Simpang Klapagading dilaporkan dalam kondisi relatif baik setelah proyek peningkatan jalan di kawasan tersebut selesai dikerjakan.

Perbaikan infrastruktur tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini, terutama bagi pemudik yang menggunakan jalur selatan Jawa Tengah sebagai rute perjalanan menuju wilayah DIY maupun Jawa Tengah bagian timur.

Salah seorang pemudik yang beristirahat di SPBU Wangon, Hendro, mengaku memilih berangkat lebih awal untuk menghindari potensi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalur selatan Jawa Barat.

“Saya berangkat dari Sukabumi tadi malam, alhamdulilah masih lancar,” kata pemudik tujuan Kebumen itu.

Ia menyebut beberapa titik rawan kepadatan yang kerap terjadi saat arus mudik, seperti ruas Rancaekek–Nagreg dan jalur Nagreg–Malangbong–Gentong di Jawa Barat.

Sementara itu, aparat kepolisian juga telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi kemungkinan lonjakan kendaraan di jalur selatan Jateng.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas Komisaris Besar Polisi Petrus Silalahi sebelumnya menyampaikan bahwa Wangon merupakan salah satu pintu masuk sekaligus jalur keluar utama wilayah Banyumas bagi kendaraan yang melintas di jalur selatan Jawa Tengah.

“Kami sudah melakukan rapat untuk menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas ketika volume kendaraan meningkat,” katanya di Purwokerto di Kabupaten Banyumas, Kamis (12/3/2026).

Persiapan rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus mudik Lebaran di jalur selatan dan jalur tengah Jawa Tengah yang diperkirakan akan semakin ramai dilalui kendaraan dalam beberapa hari mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Teror Aktivis KontraS, Peradi Minta Jaminan Keamanan bagi Penggiat HAM

Teror Aktivis KontraS, Peradi Minta Jaminan Keamanan bagi Penggiat HAM

News
| Sabtu, 14 Maret 2026, 16:17 WIB

Advertisement

Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul

Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul

Wisata
| Sabtu, 14 Maret 2026, 10:32 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement