29.830 Calon Manajer KDKMP Masih Tunggu Penempatan, Ini Kata Wamenkop
Penempatan manajer KDKMP belum dimulai. Sebanyak 29.830 calon manajer telah mengikuti seleksi dan pelatihan.
BPBD Kabupaten Temanggung menyalurkan bantuan air bersih kepada daerah yang mengalami kekeringan di Temanggung. ANTARA/Heru Suyitno
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Potensi kemarau panjang mulai April 2026 membuat wilayah Kabupaten Temanggung meningkatkan kewaspadaan. Risiko kekeringan hingga kebakaran hutan dan lahan mulai diantisipasi lebih awal oleh petugas di lapangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Temanggung mengacu pada rilis terbaru BMKG yang memprediksi durasi kemarau tahun ini bisa lebih lama dari biasanya, bahkan di beberapa wilayah berada di bawah kondisi normal.
Kepala Pelaksana BPBD Temanggung, Totok Nursetyanto, menyebut kondisi tersebut berpotensi memicu kekeringan serta karhutla jika tidak diantisipasi sejak dini.
“BMKG menyampaikan kemungkinan kemarau panjang mulai April, bahkan ada wilayah dengan kondisi di bawah normal. Artinya, durasi kemarau bisa lebih lama dan berpotensi terjadi kekeringan serta karhutla,” ujarnya di Temanggung, Jumat (27/3/2026).
Sebagai langkah awal, BPBD telah menyiapkan berbagai peralatan penanganan kebakaran hutan dan lahan yang disebar di sejumlah titik strategis.
Peralatan tersebut ditempatkan di kawasan pegunungan seperti di Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, dan Gunung Prau dengan dukungan relawan di masing-masing basecamp.
Langkah ini dilakukan agar penanganan bisa langsung dilakukan tanpa menunggu distribusi logistik dari pusat saat terjadi kebakaran.
Selain itu, BPBD juga menyiapkan surat edaran untuk pemerintah desa sebagai bagian dari mitigasi awal. Namun, kebijakan tersebut masih menunggu arahan dari BNPB dan pemerintah provinsi agar tidak menimbulkan kepanikan.
Di sisi lain, pemetaan wilayah rawan kekeringan tetap dilakukan. Pemerintah desa nantinya diminta memperbarui data potensi krisis air yang akan diverifikasi langsung oleh tim BPBD.
Untuk penanganan kekeringan, BPBD telah menyiapkan distribusi air bersih dengan kapasitas sekitar 50 tangki.
Masyarakat diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan air secara bijak dan menjaga keberlanjutan sumber air.
“Masyarakat cukup menggunakan air dengan baik dan bersama-sama merawat lingkungan, terutama sumber mata air. Itu yang paling penting,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penempatan manajer KDKMP belum dimulai. Sebanyak 29.830 calon manajer telah mengikuti seleksi dan pelatihan.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan jalan tol harus membuka akses ke pusat ekonomi untuk mendorong investasi dan pertumbuhan.
Pemkab Gunungkidul merehabilitasi tiga pasar tradisional pada 2026. Perbaikan Pasar Wotgaleh, Karangijo, dan Ngrancah terkendala anggaran.
Donald Trump kembali mengancam Iran dengan operasi militer jika diplomasi nuklir gagal. Simak 4 ancaman terbaru Trump dan dampaknya bagi Selat Hormuz.
Pemkab Sleman bersama Forum TJSP menyalurkan bantuan Rp6,7 miliar melalui Gebyar TJSP Merdeka 2026 untuk beasiswa, sembako, modal usaha, bantuan disabilitas
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyebut koruptor dapat dijatuhi hukuman mati sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.