Menag Ajak ASN hingga Santri Jadi Agen Perlindungan Sosial
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.
Foto ilustrasi ASN bersepeda, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, BATANG—Aparatur sipil negara di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mulai didorong mengubah kebiasaan berangkat kerja dengan bersepeda atau berjalan kaki. Menariknya, pegawai yang konsisten menjalankan kebiasaan ini bahkan mendapat hadiah dari pemerintah daerah.
Kebijakan berbasis ajakan ini mulai dijalankan Rabu (1/4/2026) di Kabupaten Batang sebagai bagian dari upaya mendorong mobilitas ramah lingkungan sekaligus penghematan energi. Program ini menyasar ASN yang tinggal tidak jauh dari kantor.
Bupati Batang Faiz Kurniawan menjelaskan pendekatan yang digunakan tidak bersifat memaksa, melainkan mengedepankan kesadaran pribadi melalui insentif dan contoh langsung.
"Sejak awal kami tidak hanya mengimbau tetapi juga mengajak. Bahkan kami memberikan hadiah kepada guru dan ASN yang konsisten berjalan kaki ke tempat kerja," katanya.
Selain efisiensi energi, kebiasaan berjalan kaki dan bersepeda dinilai memberi dampak positif terhadap kesehatan pegawai. Aktivitas fisik tersebut diharapkan mampu menjaga kebugaran ASN dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Pemerintah daerah sengaja menggunakan pendekatan bertahap agar perubahan perilaku dapat tumbuh secara alami sebelum nantinya diperkuat dengan aturan resmi.
"Meski saat ini masih bersifat imbauan, kami membuka peluang untuk merumuskan kebijakan lebih lanjut dalam bentuk surat edaran. Ke depan, jika memang diperlukan, akan kami tuangkan dalam bentuk kebijakan formal," ujarnya.
Di sisi lain, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi efisiensi yang tengah disusun pemerintah daerah, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat terkait penghematan energi dan anggaran.
Meski demikian, Pemkab Batang memastikan efisiensi tersebut tidak akan berdampak pada kualitas layanan kepada masyarakat.
"Namun demikian, kami memastikan bahwa langkah efisiensi tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Prinsip kami jelas, layanan publik tidak boleh berkurang dan harus tetap dilakukan secara efisien," katanya.
Upaya ini diharapkan tidak hanya mengurangi konsumsi energi, tetapi juga membangun budaya kerja yang lebih sehat dan berkelanjutan di kalangan ASN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.
Sebanyak 25 daerah di Jatim mengajukan bantuan air bersih akibat kekeringan. Khofifah menyiapkan OMC, pipanisasi dan sumur bor.
Haul Solo ke-115 di Masjid Riyadh, Solo, berlangsung lancar. Panitia menyebut jemaah mencapai seratusan ribu orang.
Panjat tebing Indonesia gagal menambah medali dari nomor lead putra dan putri di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Eskalator Stasiun Duri mengalami gangguan dan bergerak mundur. Sebanyak 12 penumpang luka ringan dan mendapat penanganan medis.
Lisman Puja Kesuma, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY dan Bendahara DPD Gerindra DIY meninggal pada Sabtu (3/10/2026).