Detik-detik Kebakaran Tebet Tewaskan 4 Orang, Ini Kesaksian Warga
Kebakaran rumah dua lantai di Tebet, Jakarta Selatan, menewaskan empat orang. Warga mengungkap dugaan awal api dan proses evakuasi.
Sejumlah pelajar melakukan transaksi pada pameran UMKM di halaman SMP 1 Kudus sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kewirausahaan di kalangan pelajar, Sabtu (4/4/2026). - ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Harianjogja.com, KUDUS— Program pertukaran pelajar di Kabupaten Kudus kembali dilanjutkan dan kini berkembang tidak hanya untuk siswa, tetapi juga mulai merambah ke pertukaran guru. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyetarakan kualitas pendidikan antara sekolah negeri dan swasta di wilayah tersebut.
Program tersebut membuka kesempatan bagi siswa SD dan SMP untuk merasakan suasana belajar di sekolah lain. Selain memperluas pengalaman, siswa juga mendapat peluang bertukar pengetahuan serta memahami kebiasaan belajar yang berbeda.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menyampaikan program ini tidak hanya berfokus pada akademik. Siswa yang terlibat juga mengikuti berbagai kegiatan nonakademik, mulai dari aktivitas keagamaan hingga olahraga, guna membentuk karakter dan memperkaya pengalaman belajar.
Ia menilai, pertukaran siswa maupun guru dapat mendorong masing-masing sekolah saling meniru keunggulan dan budaya positif. Harapannya, kesenjangan kualitas pendidikan antara sekolah negeri dan swasta di Kudus dapat semakin diperkecil.
Selain itu, program ini juga dimanfaatkan untuk mendorong kebiasaan ramah lingkungan. Siswa yang tinggal di sekitar sekolah diajak berangkat menggunakan sepeda ontel sebagai bagian dari kampanye penghematan energi.
Menurut Sam’ani, kebiasaan bersepeda tidak hanya berdampak pada pengurangan penggunaan bahan bakar, tetapi juga dapat menggerakkan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha sepeda tradisional.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kudus, Anggun Nugroho, mengungkapkan program ini mendapat respons positif dari siswa dan pihak sekolah. Bahkan, sejumlah pihak mengusulkan agar durasi program diperpanjang.
Sebagai gambaran, pelaksanaan sebelumnya berlangsung selama satu pekan dengan melibatkan 272 siswa dari 32 SMP negeri dan swasta serta 20 SD negeri dan swasta di Kabupaten Kudus.
Program ini diharapkan terus berkembang, seiring meningkatnya kebutuhan akan pendidikan yang merata dan adaptif di tengah perubahan zaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran rumah dua lantai di Tebet, Jakarta Selatan, menewaskan empat orang. Warga mengungkap dugaan awal api dan proses evakuasi.
Recall mobil China melibatkan Tesla, Xiaomi, Leapmotor hingga Xpeng karena mekanisme pintu darurat sulit dikenali.
Bank dapat memblokir rekening dalam kondisi tertentu. Simak dasar hukum, prosedur, serta hak nasabah saat rekening dibatasi.
Compaq kembali hadir lewat tablet Android QTab Ultra 12.6 dengan layar AMOLED 12,6 inci, RAM 12 GB, dan baterai 11.000 mAh.
Belanda kembali mundur dari Eurovision 2027. AVROTROS menilai ajang musik itu tak lagi netral akibat dampak konflik Gaza.
Jadwal bola malam ini 24-25 Agustus 2026 menghadirkan Fulham vs Chelsea, Roma vs Fiorentina, Bologna vs Lazio hingga Kualifikasi Liga Champions.