Advertisement
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Keluarga Terima Santunan
Penyerahan santunan kepada keluarga tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas di Lebanon, Selasa (7/4 - 2026).ist
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — PT Bank Mandiri Taspen menyerahkan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) kepada keluarga Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, prajurit yang gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia.
Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Divisi Consumer Loan, M. Azis Yusup, sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum.
Advertisement
M. Nur Ichwan merupakan anggota Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S yang tergabung dalam misi UNIFIL di Lebanon.
Bentuk Kepedulian untuk Keluarga
Azis Yusup menyampaikan rasa duka cita mendalam atas gugurnya prajurit tersebut. Ia menegaskan bahwa dukungan kepada keluarga merupakan bagian dari komitmen perusahaan.
BACA JUGA
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya prajurit terbaik bangsa. Kiranya bantuan ini dapat memberikan sedikit ketenangan bagi keluarga,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).
Apresiasi dari Keluarga
Perwakilan keluarga almarhum menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang diberikan,” ungkap salah satu anggota keluarga.
Penyerahan santunan ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi prajurit Indonesia yang bertugas menjaga perdamaian dunia, sekaligus dukungan nyata bagi keluarga yang ditinggalkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!
Advertisement
Berita Populer
- Desakan Menguat Seusai Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng Remaja
- Modus Izin Tinggal Investor Jadi Cara WNA Belama-lama di Indonesia
- Produksi Gabah Sleman Naik 21 Persen pada Awal 2026
- Terbukti Korupsi, Carik Bohol Terancam Dipecat Seusai Vonis Inkrah
- Remaja di Bantul Tewas Dikeroyok, Polisi Sebut Motif Balas Dendam
Advertisement
Advertisement







