2 Remaja Hilang di Gunung Bismo, Pencarian Hari Keenam Belum Berhasil
Pencarian dua remaja yang hilang di Gunung Bismo, Wonosobo, memasuki hari keenam. Tim gabungan masih menyisir sejumlah jalur.
Baliho caleg DPR RI dari PDIP, Bambang Wuryanto, di Papahan, Tasikmadu, Karanganyar ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang, Kamis (9/11/2023) sore./JIBI-Solopos.com
KARANGANYAR—Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Karanganyar hanya enam jam selepas apel kesiapsiagaan kebencanaan digelar, Kamis (9/11/2023).
Akibat kejadian itu beberapa pohon hingga baliho ambruk. Bahkan di antaranya mengenai bangunan rumah warga.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar bersama sukarelawan berbagai organisasi masih mengevakuasi pohon tumbang. Evakuasi dilakukan terutama untuk membuka akses jalan agar dapat dilalui kendaraan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, hujan deras disertai angin kencang melanda sekitar pukul 15.00 WIB.
Saat itu hujan dan angin kencang menerjang wilayah Karanganyar, Tasikmadu, Jaten, dan Kebakkramat, selama hampir 15 menit.
Akibat kejadian ini pohon-pohon bertumbangan. Selain itu juga baliho partai politik di Papahan ikut ambruk. Data sementara pohon ambruk di lampu merah Tasikmadu, sekitar kantor Disdukcapil, di Jongkang pohon ambruk menimpa indekos, di utara Toko Cikcik papan reklame ambruk, pohon tumbang di ruas jalan barat DPRD Karanganyar, dan atap seng kabur di Jumok Kecamatan Jaten.
Ada juga pohon ambruk di ruas jalan Pandeyan, lapangan Suruh Tasikmadu, dan jalan Solo-Sragen tepatnya depan Rosalia Indah.
Sebelumnya, pada Kamis pagi ratusan sukarelawan lintas sektoral di Kabupaten Karanganyar bersinergi menyiapkan diri untuk menghadapi potensi bencana alam di musim penghujan. Berbagai agenda disiapkan, satu di antaranya penghijauan di kawasan hutan Gunung Lawu.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar, Juli Padmi Handayani mengaku memerlukan banyak tenaga sukarelawan dalam menyukseskan program mitigasi bencana.
BACA JUGA: Musim Bencana, Warga Sleman Wajib Mewaspadai Lahar Hujan dan Angin Kencang
Pasalnya, Karanganyar bak supermarket bencana alam. Potensinya banjir, longsor, dan puting beliung. “Ini apel siaga untuk mempersiapkan diri menghadapi bencana,” kata dia selepas apel.
Plt Bupati Karanganyar, Rober Christanto, mengatakan ada ribuan sukarelawan di Karanganyar yang siap menangani bencana. Sukarelawan ini tersebar hingga ke desa-desa. Saat ini Pemkab tengah merancang model pembiayaan untuk perlindungan kesehatan bagi relawan bersumber APBD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Pencarian dua remaja yang hilang di Gunung Bismo, Wonosobo, memasuki hari keenam. Tim gabungan masih menyisir sejumlah jalur.
Pedagang Teras Malioboro 1 meminta fasilitas parkir dan shuttle disiapkan sebelum kebijakan full pedestrian diterapkan pada akhir 2026.
Presiden Prabowo akan memberikan bintang kehormatan kepada pejabat yang dinilai berjasa mewujudkan Program Mandatori Biodiesel B50.
Realisasi pajak daerah Sleman mencapai Rp618 miliar pada Semester I 2026. Pemkab juga memberikan penghargaan kepada 163 wajib pajak teladan
KPK resmi menahan mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono dalam kasus dugaan gratifikasi pengadaan barang dan jasa di Setjen MPR RI.
Disnaker Sleman mencatat 443 pencari kerja pada Semester I 2026. Lulusan SMA mendominasi, sementara 324 tenaga kerja telah ditempatkan.