Pengunjung Terjatuh dari Bianglala Pasar Malam Colomadu, Begini Kondisinya

Indah Septiyaning Wardani
Indah Septiyaning Wardani Selasa, 21 November 2023 23:57 WIB
Pengunjung Terjatuh dari Bianglala Pasar Malam Colomadu, Begini Kondisinya

Foto ilustrasi bainglala. /Ist-Facebook

Harianjogja.com, KARANGANYAR—Dua pengunjung yang menjadi korban jatuhnya gondola wahana bianglala pasar malam di barat De Tjolomadoe, Malangjiwan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (21/11/2023), mengalami luka serius di kepala.

Keduanya menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Moewardi Solo. Gondola yang mereka tumpangi terjatuh dari ketinggian sekitar 10 meter.

Kedua korban masing-masing Afrischa Yusti Nabrita, 22, warga Simbatan, Nguntoronadi, Magetan dan Novrizal Fahru Gumilang, 21, warga Driyorejo, Nguntoronadi, Magetan.

“Korban terjatuh dari ketinggian sekitar 10 meter. Ada tiga kurungan bianglala yang jatuh. Dua kurungan kosong dan satu berisi korban. Kurungan kosong itu jatuh menimpa kurungan korban sampai terjatuh ke bawah,” kata Sukarelawan Target Sukoharjo, Jayadi, yang ikut mengevakuasi korban ke rumah sakit, saat dihubungi JIBI/Solopos.

Berdasarkan informasi, keduanya menaiki wahana permainan bianglala sekitar pukul 18.30 WIB. Namun saat masih dalam satu putaran permainan, gondola yang ditumpangi kedua korban kejatuhan gondola lainnya dari bagian atasnya.

Entah kenapa, beberapa gondola lainnya ikut berjatuhan hingga membuat gondola kedua korban terjatuh ke tanah.

Jayadi mengatakan kedua korban mengalami luka parah pada bagian kepala dan harus dirujuk ke RSUD dr Moewardi Solo untuk mendapatkan perawatan intensif. Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy melalui Kapolsek Colomadu AKP Bambang Subakti membenarkan kejadian tersebut.

“Iya terjadi insiden dan ini masih olah TKP” katanya.

Sementara itu beredar informasi liar di media sosial bahwa salah satu dari dua korban meninggal dunia.

Namun informasi tersebut hingga berita ini diturunkan tidak benar alias hoaks. Camat Colomadu Dwi Adi Susilo membenarkan ada musibah tersebut. Namun ia tidak ke lokasi karena sedang ada tugas dinas ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. “Anak-anak Satpol PP yang ke sana,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Solopos

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online