Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Proses evakuasi mahasiswa UPS Tegal yang terjebak air bah di Sungai Kaligung, Sabtu (25/11/2023). /Istimewa-Basarnas Semarang
Harianjogja.com, TEGAL—Sebanyak 10 mahasiswa Universitas Pancasakti atau UPS Tegal, Jawa Tengah (Jateng), sempat terjebak air bah di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kaligung, Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (25/11/2023). Beruntung mereka berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim SAR gabungan pada pukul 17.50 WIB.
Informasi yang diterima JIBI/Solopos dari Basarnas Kantor SAR Semarang, peristiwa itu dialami 10 mahasiswa UPS Tegal saat tengah melakukan survei lokasi untuk kegiatan mahasiswa pecinta alam (mapala) di sekitar DAS Kaligung. Namun tiba-tiba datang air bah yang membuat 10 mahasiswa UPS Tegal itu terjebak di tengah-tengah Sungai Gung.
BACA JUGA : Mahasiswi UPNVYK Yang Diduga Hilang Kini Telah Ditemukan, Begini Kisahnya
“10 mahasiswa Universitas Pancasakti ini sedang survei tempat untuk kegiatan pencinta alam. Tiba-tiba datangair bah yang membuat 10 mahasiswa ini terjebak di tengah-tengah Sungai Gung dan membutuhkan pertolongan,” ujar Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto, dalam keterangan tertulis, Sabtu malam.
Mendapat laporan adanya 10 mahasiswa yang terjebak di tengah Sungai Gung ini, Basarnas Semarang pun langsung memerintahkan tim SAR gabungan untuk melakukan penyelamatan.
Upaya pertolongan pun dilakukan tim SAR gabungan dengan metode throw atau melempar tali karmantel untuk dibentangkan dan menjadi pegangan survivor. “Setelah upaya kurang lebih satu jam, 10 survivor [mahasiswa UPS Tegal] berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Korban selanjutnya dibawa ke Polsek Balapulang,” katanya.
Heru pun mengimbau kepada masyarakat, termasuk komunitas pecinta alam, untuk berhati-hati saat melakukan aktivitas di sekitar wilayah sungai. “Imbauan kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di sungai untuk memakai alat keselamatan. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali,” ujarnya.
BACA JUGA : Banjir Bandang di Pakistan Tewaskan 20 Orang
Sementara itu, 10 mahasiswa UPS Tegal yang berhasil dievakuasi dengan selamat itu yakni Rizki, 19; Muhamad Esa Trio, 18; Faizal Dainan Putra, 22; Kevin Roibafi, 23; Sifa Dika, 20; M. Imron, 21; dan Rangga Geral, 21. Kemudian Ibrahim Imaduddin, 21; M. Sahrul, 21; dan Untung, 31.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Gempa 7 magnitudo mengguncang NTT pada Sabtu pagi. Getaran terasa hingga Lombok dan BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami.
Kemenkes mencatat 15,6 juta kasus ISPA hingga Agustus 2026. Kemarau, polusi, dan kualitas udara turut menjadi perhatian.
Website Genhi hadir untuk mengintegrasikan 10 bank sampah di Purwokinanti sekaligus memudahkan komunikasi dan pendaftaran nasabah.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 15 Agustus 2026 didominasi cerah. Suhu mencapai 31°C, masyarakat diminta waspada cuaca terik.