Siswa SD Meninggal Seusai Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsita
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Ilustrasi anak-anak./Harian Jogja
Harianjogja.com, KARANGANYAR—KOH, seorang bocah kelas IV SD asal Gentan, Baki, Sukoharjo, ditemukan kesasar naik sepeda di wilayah Pandan Kidul, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar. Padahal jarak antara Gentan hingga Karangpandan sejauh sekitar 36,4 km.
Korban ditemukan oleh warga setempat pada Selasa (28/11/2023) malam. Saat ini bocah tersebut tengah berada di Mapolsek Karangpandan.
Kapolsek Karangpandan, AKP Budi Raharjo mengatakan saat ditemukan kondisi bocah tersebut tampak linglung.
Diduga korban kelelahan kemudian berhenti di wilayah Pandan Kidul. “Anak itu ditanya warga karena wajahnya asing bukan warga setempat. Saat ditanya anak itu bilang dari Solo,” kata Kapolsek, Selasa.
Kemudian oleh warga setempat, bocah tersebut bersama sepeda kayuhnya jenis jengki dibawa ke Mapolsek Karangpandan.
Saat ditanya petugas Polsek, anak tersebut mengaku siswa kelas empat SD di Gentan, Baki, Sukoharjo. Orang tuanya, PS beralamat di Sangkrah, Pasar Kliwon.
BACA JUGA: Setelah Tiga Hari Tak Pulang, Anak di Jogja Dilaporkan Hilang: Ternyata Dijebak Prostitusi
Ayahnya seorang tukang becak. Sementara bocah tersebut kesehariannya tinggal di panti asuhan di Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. “Komunikasinya sedikit sulit dengan anak ini. Jadi tadi saya minta tulis nama dan alamatnya,” kata dia.
Saat ini, Kapolsek mengatakan pihak keluarga dan pengurus panti dalam perjalanan menuju Mapolsek Karangpandan. Kapolsek mengatakan anak dalam kondisi sehat. Di sepeda kayuhnya hanya ditemukan bungkusan nasi kotak yang diduga pemberian warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa