OPINI: Prestasi Tak Berhenti di Gerbang PTN, Saatnya Mengubah Persepsi terhadap PTS
Prestasi siswa tak hanya diukur dari keberhasilan masuk PTN. Perguruan tinggi swasta (PTS) juga menawarkan pendidikan berkualitas dan peluang ber
PT. Adhi Karya Pembangun Tol Jogja-Solo tengah melakukan pelebaran jakan di area ring road Trihanggo./Istimewa-PT. Adhi Karya
Harianjogja.com, KLATEN—Ruas tol Solo-Jogja bakal dibuka secara fungsional saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Pembukaan fungsional dilakukan sejak Kartasura, Sukoharjo hingga di exit toll Karanganom di wilayah Desa Kuncen, Kecamatan Ceper, Klaten.
Guna pengamanan arus lalu lintas ketika tol dioperasikan secara fungsional, Polres Klaten berencana mendirikan pos pengamanan fungsional di exit tol Karanganom di Desa Kuncen.
Kasatlantas Polres Klaten, AKP Riki Fahmi Mubarok, mengatakan sudah ada supervisi dari Ditlantas Polda Jateng. Dari supervisi tersebut, ada sejumlah poin penekanan yang akan dilaksanakan di Klaten terkait arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru.
Salah satu poin yakni pengamanan jalur keluar tol Solo-Jogja yang dioperasikan fungsional selama libur Nataru dari Kartasura hingga Klaten. Pengoperasian tol secara fungsional itu untuk memecah arus lalu lintas dari gerbang tol Colomadu.
BACA JUGA: Progres Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2, Lahan Belum Terbebaskan 33,4 Persen
Terkait dengan rencana pengoperasian tol Solo-Jogja secara fungsional saat libur Nataru, salah satu pos pengamanan Polres Klaten bakal ditempatkan di exit tol Karanganom di wilayah Desa Kuncen.
Untuk teknis pengoperasian pos pengamanan itu, Kasatlantas menjelaskan bakal ada koordinasi lebih lanjut dengan pengelola tol serta dinas terkait. “Kami sudah koordinasi pihak jalan tol dan Dishub. Nanti ada jam berlakunya dan mungkin akan ditentukan tanggalnya kapan dilaksanakan,” kata Kasatlantas saat ditemui wartawan di Polres Klaten, Kamis (30/11/2023). “Nanti kami koordinasi dengan pihak tol kapan akan dilaksanakan satu arah ke arah Klaten dan kapan ke arah sebaliknya. Nanti akan kami sosialisasikan,” tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, tol Solo-Jogja bakal kembali dibuka secara fungsional dari Kartasura sampai Klaten saat libur Nataru mendatang. Ruas tol yang dibuka nanti bakal lebih panjang dibandingkan saat Lebaran 2023 lalu.
Pada Lebaran, tol Solo-Jogja dibuka fungsional sepanjang 6 km dari Ngasem sampai Kateguhan, Sawit, Boyolali. Sementara saat libur Nataru nanti tol dibuka sepanjang 13 km dari Kartasura hingga Karanganom, Klaten.
Pimpinan Proyek (Pimpro) Tol Solo-Jogja, M Ahdal Masruhin, mengatakan konstruksi rigid proyek pembangunan tol Solo-Jogja saat ini sudah sampai di STA 13 di Karanganom Klaten. Diperkirakan saat libur Nataru mendatang tol Solo-Jogja bisa dibuka secara fungsional untuk pengendara keluar di gerbang tol Karanganom. “Nanti yang di tol bisa langsung lewat Tol Colomadu [jembatan baru]. Yang arteri bisa lewat Exit Tol Banyudono,” jelas dia kepada wartawan di Banyudono, Boyolali, Jumat (24/11/2023).
Soal berapa lajur yang akan dibuka fungsional saat Nataru, Ahdal masih menunggu koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub), kepolisian, dan bagian operasional tol.
Rapat mengenai hal itu diperkirakan akan digelar pada awal atau pertengahan Desember. Ia berharap persiapan libur Natal dan Tahun Baru dengan adanya pembukaan fungsional tol Solo-Jogja nanti lebih baik dan lancar dibanding sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Prestasi siswa tak hanya diukur dari keberhasilan masuk PTN. Perguruan tinggi swasta (PTS) juga menawarkan pendidikan berkualitas dan peluang ber
Kementan menyiapkan Rp300 miliar untuk benih jagung pakan pada 2026 dan tambahan Rp300 miliar pada 2027, dengan target tanam 300.000 hektare.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC setelah Stefan Ashkovski mendapat kartu merah. Pieter Huistra menilai insiden itu mengubah dinamika pertandingan.
Kelurahan Cokrodiningratan mengajak 60 KK mengolah sampah organik lewat budi daya manggot yang menghasilkan 50–70 kg setiap dua minggu.
DPRD DIY menyempurnakan Raperda Penanggulangan Bencana sesuai masukan Kemendagri untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan daerah.
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.