Asian Games 2026: Indonesia Koleksi 13 Medali, Ini Rinciannya
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Tawon. /Ist-Antara
Harianjogja.com, KLATEN—Seorang kakek pensiunan polisi asal Desa Dengkeng, Kecamatan Wedi, Klaten, Jawa Tengah meninggal dunia sehari setelah tersengat tawon jenis Vespa affinis. Sebelumnya, pria lansia itu disengat tawon dalam jumlah banyak saat membersihkan pekarangan.
“Disengatnya kemarin [Kamis, 7/12/2023] siang, kemudian dibawa ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan. Kami mendapatkan informasi tadi pagi [Jumat, 8/12/2023] sekitar pukul 03.00 WIB meninggal dunia,” kata Kapolsek Wedi, AKP Ismail, Jumat.
Kakek itu diketahui bernama S Karno, 82, warga Desa Dengkeng. Karno disengat tawon pada Kamis (7/12/2023) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, ia sedang bersih-bersih pekarangan di belakang rumahnya.
Lalu tiba-tiba ia berteriak minta tolong. Warga datang bersama anak pensiunan polisi itu dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.“Kemarin kondisi kesehatan beliau sebenarnya sudah bagus setelah masuk ke rumah sakit. Kemudian tadi pagi tahu-tahu dapat informasi korban sudah meninggal dunia,” kata Kapolsek mengenai pensiunan polisi asal Wedi, Klaten, yang meninggal akibat disengat tawon itu.
Dari keterangan sang anak, kakek-kakek itu mendapatkan puluhan sengatan tawon pada bagian kepala, tangan, dan kaki. “Dari keterangan anaknya, sengatan tawon banyak, lebih dari 20 titik. Karena bekas bentol-bentolnya itu ada di tangan, kaki, dan kepala,” kata Ismail.
Jenazah korban sudah dimakamkan pada Jumat sekitar pukul 10.00 WIB. Sementara sarang tawon yang berukuran sebesar helm rencananya ditangani pada Jumat malam. Posisinya pada semak pepohonan dan berada di permukaan tanah.
Polisi bersama sukarelawan sudah mengecek keberadaan sarang tawon itu. “Saat siang tawon cenderung agresif. Sehingga rencana evakuasi sarang dilakukan nanti malam,” kata dia.
BACA JUGA: Petugas SAR Mengevakuasi Sarang Tawon Vespa Berukuran Jumbo
Ketua Forum Relawan Wedi (Foredi), Thulik Nugroho, mengatakan saat memasuki musim hujan perkembangbiakan tawon jenis Vespa affinis meningkat. Keberadaan sarang tawon tersebut tidak teratur.
Bisa berada di atas pohon dan bisa berada di permukaan tanah. Rata-rata koloni tawon itu membuat sarang di tempat yang lembap. Ukuran sarang itu bisa mencapai lebih dari 1 meter. Dalam satu sarang bisa berisi ribuan tawon.
“Imbauan kami ketika mendapati sarang tawon jenis ini lebih baik menghubungi tim Damkar atau sukarelawan yang sudah terbiasa mengevakuasi sarang tawon tersebut. Tawon jenis Vespa affinis ini ketika sarangnya diganggu, kecenderungannya justru menyerang,” kata Thulik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Ombudsman RI mengungkap dugaan pungli Rp150.000 per minggu di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural lapas kemudian dinonaktifkan.