PKB Kumpulkan 250 Pesantren, Bahas Kasus Kekerasan Seksual
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz di salah satu stan Magelang Parekraf Fair 2023, Jumat (8/12/2023). ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG—Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Magelang menggelar Magelang Parekraf Fair di Lapangan KOPTI Kampung Warna-Warni, Desa Wisata Tidar Campur, Kelurahan Tidar Selatan selama 8-10 Desember 2023. Kegiatan tersebut untuk menghidupkan ekonomi kreatif di wilayah setempat.
"Saya mengapresiasi Dispora, untuk menghidupkan wisata dan ekonomi Kota Magelang, khususnya di Tidar Dudan dan Tidar Campur. Harapannya tidak hanya sekali tapi kegiatan jadi rutinitas," ujar Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang diterima di Magelang, Sabtu (9/12/2023)
Kegiatan itu melibatkan pelaku usaha pariwisata, usaha ekonomi kreatif, desa wisata, dan UMKM.
Dia mengatakan semua pemangku kepentingan harus berkolaborasi, termasuk dengan masyarakat, guna mewujudkan Kota Magelang yang semakin maju.
"Mimpi ke depan Magelang Parekraf Fair dibuat lebih besar, profesional dan dengan pendanaan lebih kuat lagi. Ini 'marketing-nya' (pemasaran) masih lokal. Mudah-mudahan nanti bisa lebih berkembang," katanya.
BACA JUGA: Pemkot Magelang Selesaikan Tiga Proyek Strategis di Akhir 2023
Kepala Dispora Kota Magelang Sarwo Imam Santosa menjelaskan Magelang Parekraf Fair 2023 untuk menggali potensi ekonomi kreatif (ekraf) di daerah setempat, terutama di Desa Wisata Tidar Campur dan Tidar Dudan, serta seluruh kelurahan.
"Harapannya (setelah) dipromosikan, ekraf jadi maju, dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Ini merupakan hasil kolaborasi dari beberapa OPD, termasuk Dikbud dan beberapa dinas yang bergabung untuk menyukseskan parekraf Kota Magelang," katanya.
Bentuk kegiatan itu, antara lain ekspo produk wisata, ekspo produk ekonomi kreatif, lomba menggambar dan mewarnai, pentas seni dan budaya, kuliner, senam, dan jalan santai. Peserta ekspo berasal dari 17 kelurahan, 13 destinasi wisata, dan 10 komunitas wisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.
Arema FC hajar PSBS Biak 5-2 di Bantul. Joel Vinicius dan Dalberto cetak brace, trio Brasil jadi kunci kemenangan.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.